Bupati Sambas, Ir H Burhanuddin A Rasyid menyampaikan beberapa harapan dan pesan kepada 265 Calon Jamaah Haji Kabupaten Sambas. Salah satunya agar jamaah haji mendoakan wabah Demam Berdarah Dengue yang telah dinyatakan Bupati sebagai kejadian luar biasa bisa mereda. “Tolong doakan daerah kita khususnya dan negeri ini umumnya. Doakan agar wabah ini bisa mereda, agar apa yang sedang diupayakan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Sambas membuahkan hasil,” ujar dia saat memberikan sambutan pada pelepasan Calon Jamaah Haji Kabupaten Sambas di Masjid Agung Babul Jannah Sambas, Senin (9/11). Bupati didampingi Wakil Bupati Sambas, Sekda, Kapolres Sambas, Ketua MUI, Imam Besar Masjid Agung Babul Jannah, Kepala Depag Sambas, beberapa Kepala Dinas, dan beberapa undangan lainnya.
Burhanuddin mengingatkan kepada petugas yang ditunjuk agar memikul amanah dengan sebaik-baiknya, memperhatikan tatacara ibadah jamaah yang dipimpin. Selain itu, petugas kesehatan pinta Mantan Kadis Pertanian ini agar pro aktif mengecek kesehatan rombongan dan mengkoordinasikan kepada petugas kesehatan disana. “Calon Jamaah kita banyak yang sudah lanjut usia, ini akan menjadi tugas berat petugas kesehatan. Tim Kesehatan Haji Daerah yang telah ditunjuk harus pro aktif. Banyak konsumsi air putih agar cairan dalam tubuh kita terjaga,” pintanya.Kepada Amirul Hajj, Sayuti Ssos, Bupati memerintahkan agar rutin memberikan laporan baik tertulis maupun via telepon. Dia berharap Sayuti proaktif memimpin seluruh rangkaian rukun dan wajib haji bagi rombongannya. “Ingatkan agar melaksanakan rukun dan wajib haji sesuai tuntunan. Jangan sampai kurang, percuma biaya haji yang telah dikeluarkan,” tukas dia.
Perbekalan calon jamaah juga dikomentari Burhanuddin. Dia mengingatkan agar tamu Allah Swt itu membawa bekal ala kadarnya saja. “Jangan bawa bekal terlalu banyak, beras atau kebutuhan sembako kita tersedia disana. Kami Pemerintah Daerah dan atas nama seluruh masyarakat Kabupaten Sambas mendoakan agar semua calon jamaah tiba dan pulang dengan selamat serta menjadi haji yang mabrur, Amin,” tutur dia.
Kakandepag Sambas, Drs H Hairi Syafi’I dalam laporannya menyebutkan tahun ini ada 9 orang calon jamaah yang batal berangkat haji baik karena sakit maupun meninggal dunia. CJH Kabupaten Sambas terdiri dari 6 rombongan dan 24 regu. “Hari ini, calon jamaah diberangkatkan menuju Pontianak, tanggal 10 Nopember 2009 berangkat menuju batam dan Insya Allah tanggal 11 Nopember 2009 dari Batam menuju Jeddah,” ungkap dia.
CJH Kab Sambas kata dia tergabung di Kloter 19 terdiri 265 orang dari Kab Sambas, 144 orang dari Kab Kapuas Hulu, 49 Orang dari Kab Bengkayang dan 15 Orang dari Kota Pontianak dengan nomor maktab 52 di Hafair. Kecamatan pengirim CJH terbanyak jelas dia dari kecamatan Sambas 38 orang, Pemangkat 36 orang, Tebas 35 orang, Jawai 31 orang, dan teluk keramat 25 orang. “Mayoritas yang berangkat haji kali ini berasal dari petani, yakni sebanyak 112 orang disusul ibu rumah tangga 57 orang, dan PNS 44 orang,” tuturnya. CJH termuda usia 24 tahun atas nama Lebariah Binti H Sarnadi Amsar dari kecamatan pemangkat dan tertua berusia 85 tahun dari Kecamatan Tangaran atas nama Sijuh Binti Hipni Husna.







