Ketiga kecamatan tersebut mendapat keistimewaan, yakni dari Wakil Bupati Sambas berupa hadiah umroh untuk satu orang perwakilan masing-masing kecamatan yang diundi perkecamatan. Mereka yang beruntung diantaranya Supiyati (46)dari kecamatan teluk keramat, fathan (70) dari kecamatan tebas, dan Junaida (40) dari Kecamatan Sambas. “Ini sengaja diberikan kepada ketiga kecamatan tersebut, karena mengutus lebih dari seribu peserta,” ujar Samingan.
Sedangkan bagi keseluruhan peserta, panitia menyiapkan enam paket umroh dan ratusan door prize seperti kulkas, televisi, setrikaan, kipas angin, rice cooker, dan berbagai hadiah hiburan lainnya. Camat dan kades pun cukup beruntung, mereka mendapatkan undian umroh tersendiri dari panitia. Enam orang yang beruntung mendapat hadiah umroh yakni rusmini dari sambas, maimuri dari jawai, suwanti dari tebas, asnan dari teluk keramat, rusmida dari salatiga, dan abdul hadi dari tebas.
Dipandu MC Tajili, pawai akbar semakin semarak dan meriah, lantunan shalawat pun membahana sepanjang jalan kota sambas. Peserta pawai akbar melantunkan shalawat
mulai dari lapangan Gabsis menuju ke Jalan Ir Sucitro, Jalan Pendidikan, Jalan SM Tsafioeddin, Jalan Ahmad Marzuki, jalan Gusti Hamzah dan finish di lapangan Gabsis. Masyarakat kota sambas cukup antusias menyaksikan pawai akbar menyambut kedatangan bulan suci ramadhan itu. Karena tidak hanya dimeriahkan BKMT, tetapi beberapa peserta tampak membawa bunga manggar, tabuhan taharan, bahkan ada yang berpakaian ala timur tengah, badut dan berbagai kostum lainnya. Beberapa tokoh agama dan kepala dinas maupun turut menghadiri pawai akbar tersebut.
Diungkapkan Samingan, Pawai Akbar ini merupakan yang kedua kalinya. Pertama kali terang dia digelar pada ramadhan 1430 hijriah yang lalu dengan grand prize umroh untuk lima orang. Dipaparkan dia, jumlah peserta pawai akbar yang kedua ini meningkat hingga 50 persen. Sebutnya, dulu hanya sekitar lima ribuan peserta saja. “Alhamdulillah kegiatan ini mendapat sambutan positif seluruh umat muslim di Kabupaten Sambas,” tutur dia.
Asisten II Setda ini menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Dia mengungkapkan salut kepada ibu-ibu BKMT yang semangat mengikuti kegiatan yang dimulai sekitar pukup sepuluh pagi hingga dua siang itu. “Pagi-pagi peserta sudah banyak yang berdatangan dilapangan, bahkan hingga pembagian hadiah doorprize hingga grand prize umroh, terik matahari tidak lagi menjadi penghalang mereka menyimak nama pemenang demi pemenang yang disebutkan panitia,” papar Samingan.
Bupati Sambas, Ir H Burhanuddin A Rasyid menjelaskan, pawai akbar itu sebagai momentum sukacita menyambut kedatangan ramadhan. Kata dia ini harus dilandasi dengan niat dan syiar islam. “Ini merupakan bagian dari syiar agama, mari kita sambut ramadhan untuk meningkatkan iman dan islam kita,” ujar dia.
Bupati mengajak umat muslim agar menjaga kesucian bulan penuh rahmatan tersebut, dengan meningkatkan amalan dan menjauhi larangan yang telah ditentukan agama. Burhanuddin juga menghimbau agar memakmurkan masjid. “Marhaban yaa ramadhan, mari kita ramaikan masjid, perbanyak amalan ibadah, karena bulan ramadhan merupakan momentum tepat untuk mendapatkan pengampunan dan memperbanyakan amalan ibadah,” ingat dia.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|







