Kecamatan Paloh menjadi sasaran kerja Bhakti Tentara Nasional Indonesia Terpadu 2010. Setelah TNI Manunggal Masuk Desa, kini TNI khususnya dari Angkatan Laut turut menjadikan kecamatan ini sebagai sasaran bhakti TNI. Rencana itu telah memasuki tahap sosialisasi oleh pihak TNI AL. Danlanal Kolonel Laut (P) Parno berkesempatan menyampaikan presentasi sosialisasi rencana kegiatan, dipusatkan di Aula Kantor Bappeda Sambas, Rabu (5/5). Ekspos Bhakti TNI Terpadu itu dihadiri langsung Bupati Sambas didampingi Wabup, Kapolres, Kasdim 1202 Skw, dan pejabat pemda.
Dalam eksposnya, Danlanal menjelaskan beberapa point penting. Diantaranya Dasar pelaksanaan kegiatan, yakni Undang-undang RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, Berita Telegram Aster Panglima TNI tanggal 9 Maret 2010 tentang pendayaan wilayah pertahanan melalui bhakti TNI Terpadu, maupun TGM Pangarmabar Nomor 2.624/ARBA/0310 tanggal 15 Maret 2010.
Lanjut Kolonel Laut (P) Parno, PP Nomor 7 tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2004-2009 menyebutkan bahwa Program Operasi Bhakti TNI bertujuan mewujudkan kemanunggalan TNI rakyat melalui pelaksanaan kegiatan bantuan keamanan dan bhakti sosial kemasyarakatan dalam rangka menciptakan suasana kondusif didaerah, membangun terwujudnya stabilitas nassional serta tata ruang, alat dan kondisi pembangunan.
“Pemilihan Daerah Sasaran kita pusatkan di Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas yaitu di desa Jeruju, desa Merbau, desa Ceremai dan desa Sungai Dungun Kec Paloh dengan pertimbangan bahwa di daerah sasaran kegiatan pemberdayaan wilayah pertahanan dengan metode Bhakti TNI terpadu tersebut merupakan daerah perbatasan yang dapat kategorikan keadaan wilayah yang relatif masih rawan Ideologi Politik Ekonomi sosial budaya dan militer dan masih memerlukan peningkatan pembinaan secara rutin,” papar dia.
Tahapan rencana kegiatan ini ungkap Danlanal, terima perintah mulai tanggal 21 maret 2010, Tahap persiapan bulan april sampai dengan mei 2010. “Pelaksanaan dijadwalkan pertengahan juni 2010 dan Penutupan pertengahan juli 2010,” tutur dia. Dikemukakan dia, sasaran pertama Pengecoran Jalan Desa Sungai Dungun, Sasaran kedua pembuatan Bak Air Desa Merbau, Sasaran ketiga Pasang Tandon Air Desa Jeruju, Sasaran keempat merehab dua masjid dan 1 mushola di Desa Ceremai, Merbau dan Temajuk. Sedangkan Sasaran kelima Renovasi Lapangan Volly, Renovasi Gedung Serba Guna. Kegiatan ini jelas Parno melibatkan 56 orang TNI AL, masing-masing 30 orang TNI AD dan AU, dan masyarakat 84 Orang. “Total anggota yang kita kerahkan mencapai 200 orang dengan estimasi pembiayaan mencapai 430 juta lebih,” sebutnya.
Bupati Sambas, Ir H Burhanuddin A Rasyid dalam sambutannya mengungkapkan terima kasihnya atas rencana kegiatan ini. Kata dia, ini merupakan perhatian dan penghargaan yang tinggi bagi Kabupaten Sambas. “Ini intinya mempercepat pembangunan daerah,” tutur dia. Selama TNI Manunggal atau Bhakti TNI di Bumi Terigas, dia memastikan masyarakat akan sangat partisipatif dan sangat menerima program kegiatan itu. Burhanuddin memerintahkan dinas badan menginventarisir kebutuhan yang dapat turut disinergikan dengan bhakti TNI Terpadu ini. Terutama penyuluhan dan pembinaan wawasan kebangsaan, sosialisasi hukum dan batas negara. “Kami Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas sangat mendukung ini, sekali lagi kami sangat berterima kasih karena daerah kami menjadi perhatian TNI mewujudkan pembangunan kesejahteraan dan keamanan,” ungkap dia. Bupati dalam pertemuan itu telah menugaskan beberapa stafnya memfasilitasi dan mengkoordinasikan kelancaran pelaksanaan Bhakti TNI Terpadu itu. Bahkan Burhanuddin menunjuk langsung Asisten II Setda sebagai koordinator dari Pemda untuk ini. “Dinas Badan saya harap dapat berpartisipasi bersama Bhakti TNI Terpadu ini,” perintah dia.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|







