Bupati Sambas, Ir H Burhanuddin A Rasyid membuka secara resmi kegiatan sosialisasi Arsip Masuk Desa di Kabupaten Sambas. Dalam sambutannya, Burhanuddin menegaskan beberapa hal mengenai pentingnya pengelolaan arsip yang benar. ”Arsip merupakan tulang punggung jalannya pemerintahan,” ujar dia dihadapan peserta sosialisasi di Aula Ormas Kijang Berantai, Kamis (6/5).
Bupati mengingatkan sosialisasi kegiatan ini sangat penting, contonya pertanggungjawaban keuangan desa atau pengelolaan ADD terangnya harus ada arsip yang dimiliki aparatur desa. Itu tegas Burhanuddin adalah bukti autentik pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan desa. ”Selain pengelolaan keuangan, desa harus tahu dan memiliki arsip tentang batas desa, atau dokumentasi dalam bentuk foto kegiatan desa, itu semua merupakan arsip penting,” ingatnya.
Karenanya, Mantan Kadis Pertanian ini meminta agar sosialisasi tersebut dimanfaatkan peserta dengan sebenar-benarnya. Dan menjadikan kegiatan itu sebagai momentum membenahi dan menata kembali sistem arsip dokumen penting. ”Pada saat organisasi melakukan aktifitas yang semakin meningkat dan komplek, maka proses penciptaan arsip frekuensinya pun semakin meningkat dan komplek pula, sehingga penambahan arsip dalam jumlah besar pada unit kerja atau lembaga pemerintah baik yang dilembaga kearsipan kabupaten maupun kecamatan dan desa,” tutur dia.
Penambahan volume arsip dijelaskan dia akan menimbulkan berbagai permasalahan bagi unit kerja, oleh karena itu, guna menanganinya tentunya dengan menciptakan sistem pengelolaan arsip dan meningkatkan SDM kearsipan, pengadaan sarana prasarana serta aturan. Burhanuddin berharap arsip yang telah ada baik di unit kerja atau kantor kearsipan dan perpustakaan daerah dapat dirawat.
Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kab Sambas, H Abdul Manan menjelaskan sosialisasi hanya berlangsung satu hari di Aula Kantor Ormas Kijang Berantai, Kamis (6/5). Pembukaan secara resmi dilakukan Bupati Sambas, dengan jumlah peserta sebanyak 37 orang. ”Peserta kita ambil dari sekretaris desa yang sudah berstatus PNS dari beberapa desa di Kab Sambas,” ujarnya.
Maksud dari kegiatan itu jelasnya agar aparatur desa memahami arti pentingnya arsip atau dokumen bagi pemerintah daerah dan menyiapkan penyerahan arsip statis dari instansi pemerintah kepada kantor arsip dan perpustakaan daerah. ”Tujuannya, kita berharap ini memberikan pemahaman konseptual maupun praktis mengenai program kearsipan,” jelas Abdul Manan.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|







