>>> Under construction <<

sedang dalam tahap pengembangan system...

kami sangat mengharapkan saran dari anda demi kesempurnaan website ini...klik disini

www.sambas.go.id

Website resmi Pemerintah Kabupaten sambas

Font Size

Profile

Layout

Direction

Menu Style

Cpanel
 DENGAN SEMANGAT HARI ULANG TAHUN PEMERINTAH DAERAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT KE-55, KITA SUKSESKAN PEMILUKADA 2012 DENGAN MENJUNJUNG TINGGI KEJUJURAN, KEADILAN DAN TRANSPARANSI DALAM RANGKA MEWUJUDKAN MASYARAKAT KALIMANTAN BARAT YANG AMAN, DAMAI DAN SEJAHTERA
Masih banyak lanjut usia di Kab Sambas yang hidup dibawah garis kemiskinan. Salah satunya kakak beradik Fatimah dan Sahiri dari Desa Bekut Kecamatan Tebas. Fatimah, perempuan berumur 65 tahun dan... #..Segenap Jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas Mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru 2012 1 Januari 2012.. Gubernur Kalimantan Barat, Drs. Cornelis, M.H., dijadwalkan akan melantik Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas di Aula Kantor Bupati Sambas, Jum’at 10 Februari 2012 mendatang. #..Segenap Jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas Mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru 2012 1 Januari 2012.. Pemerintah Kabupaten Sambas melalui Bidang Penelitian dan Pengembangan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sambas telah menerbitkan buku Profil Kabupaten Sambas Tahun 2011. #..Segenap Jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas Mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru 2012 1 Januari 2012.. Kejadian air pasang laut dan curah hujan yang hampir bersamaan menyebabkan banjir terjadi pada bulan Desember sampai Januari kemaren banyak petani Desa Kalimantan Kec. Paloh mengalami kerusakan... #..Segenap Jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas Mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru 2012 1 Januari 2012.. Pemilihan Umum Kepala Daerah menjadi isu strategis pada peringatan Hari Ulang Tahun Pemerintah Propinsi Kalimantan Barat Ke-55. Menteri Dalam Negeri RI, Gemawan Fauzi dalam sambutannya menegaskan... #..Segenap Jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas Mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru 2012 1 Januari 2012..

Lembaga Pendidikan Dakwah Islamiyah Sambas

  • PDF

*** Masih Kurang Diminati,Targetkan Cetak Seribu Da'I

Lembaga Pendidikan Dakwah Islamiyah memandang serius perkembangan krisis moral dan akhlak di era globalisasi sekarang ini. Lembaga pendidikan yang lahir ditengah-tengah masyarakat kabupaten sambas ini sedang berjuang mencetak da'I – da'I yang nantinya diharapkan memberikan peran pencerahan rohani bagi seluruh masyarakat bumi terigas. Lembaga ini diyakini menjadi salah satu alternatif membendung perkembangan arus negatif dari globalisasi dan komputerisasi. Apa yang menjadi visi misi lembaga ini?

Lembaga Pendidikan Dakwah Islamiyah memandang serius perkembangan krisis moral dan akhlak di era globalisasi sekarang ini. Lembaga pendidikan yang lahir ditengah-tengah masyarakat kabupaten sambas ini sedang berjuang mencetak da'I – da'I yang nantinya diharapkan memberikan peran pencerahan rohani bagi seluruh masyarakat bumi terigas. Lembaga ini diyakini menjadi salah satu alternatif membendung perkembangan arus negatif dari globalisasi dan komputerisasi. Apa yang menjadi visi misi lembaga ini?

Era globalisasi dan komputerisasi kian menggaungkan pengaruhnya disegala bidang aspek kehidupan manusia. Warung internet kian menjamur dengan akses pengguna yang hampir memenuhi tempat usaha tersebut, dan menjadi pemandangan yang lazim sekarang ini. Ya, era teknologi komputerisasi dengan fasilitas internet kini menjadi keharusan dan sepertinya membius umat manusia. Seakan-akan sisi kehidupan manusia sekarang ini tidak lengkap tanpa akses jaringan tersebut, atau bisa dikatakan internet sudah menjadi kebutuhan primer. Yang jauh terhubung seakan tanpa pembatas, akses pelayanan dapat dipermudah, dan ada pengurangan biaya atau beban.

Tapi tidak dapat disangkal pula, pesatnya perkembangan teknologi tersebut juga memiliki dampak negatif yang mampu menjadi boomerang. Moral dan akhlak generasi muda menjadi taruhannya. Problem keumatan faktanya terus mengalir deras dan menjadi bola salju yang setiap waktu siap melindas siapa yang dihadapannya.

Karenanya, ditengah-tengah kondisi masyarakat yang sekarang ini diperlukan peran da'I guna mewujudkan masyarakat yang religius dan menjunjung tinggi nilai agama sebagai langkah memfilter dampak negatif dari kemajuan teknologi. Artinya, umat harus kembali kepada ajaran Qur'an dan Sunnatullah.

Buya Haji Abdul Malik Karim Amrullah, salah satu tokoh ulama besar Indonesia pernah menuliskan buku yang salah satu isinya menyebutkan, islam akan maju diperkotaan tapi ditinggalkan di pelosok desa. Kondisi ini sepertinya sudah terjadi, dimana para ulama-ulama atau da'I-da'I lebih banyak berdomisili di perkotaan dibandingkan diperdesaan.

Kabupaten Sambas dengan luas wilayah mencapai kurang lebih 6395 koma 7 kilometer persegi atau 4 koma 36 persen dari wilayah Kalbar terbagi 19 kecamatan memiliki 183 desa dan 1 UPT. Data tahun 2008 disebutkan dalam buku Kabupaten Sambas dalam Angka jumlah penduduk bumi terigas ini mencapai kurang lebih 492799 jiwa dan mayoritas kurang lebih 80 persen adalah muslim.

Ir H Hasanusi MM, Ketua LPDI Kab Sambas dalam sambutannya pada wisuda mahasiswa LPDI angkatan II beberapa waktu lalu menyebutkan upaya lembaga pendidikan ini mencetak kader da'I salah satu alasannya adalah kondisi tersebut diatas. Dimana dengan luasan dan cakupan banyaknya penduduk Kab Sambas sudah seharusnya ditempatkan da'I ditiap-tiap desa. Katanya mahasiswa LPDI banyak berasal dari pelosok desa, yang nantinya setelah mereka menyelesaikan pendidikan akan ditempatkan kembali di desa masing-masing. "Kita menargetkan satu desa minimal satu orang da'I, perkiraannya seperti ini, jumlah muslim di kab sambas kurang lebih 400 ribu orang dengan jumlah masjid sekitar 600 masjid, rasionya kita harus mempersiapkan da'I minimal 1 orang untuk 400 jamaah atau satu masjid. Jadi jika penduduk 400 ribu orang, idealnya harus mempersiapkan seribu da'I," papar dia.

Memenuhi kebutuhan dai diatas, jelas dia, diperlukan usaha konkrit, rasional dan terorganisir, yakni berupa pendidikan yang memadai sehingga terlahir dai yang mandiri, mampu mengemban amanah dakwah, kreatif dan tanggap serta membangun solidaritas dan ukhuwah islamiyah. Mengenai lembaga yang dipimpinnya, kepala Bappeda ini menegaskan telah resmi beroperasi menyelenggarakan kegiatan pembinaan dai sejak 2007 lalu. Dari awal pembentukan hingga tahun berjalan, LPDI telah melakukan perombakan kepengurusan ke manajemen yang lebih profesional. "Sejak dimulainya aktifitas belajar mengajar dari juni 2007 lalu hingga sekarang jumlah mahasiswa mencapai 84 orang, angkatan pertama 24 orang, angkatan kedua 32 orang dan angkatan ketiga atau tahun 2009 sebanyak 28 orang," sebutnya. Jumlah yang keseluruhan yang telah diwisuda lanjutnya mencapai 54 orang dari angkatan pertama dan kedua.

Lembaga dengan visi mewujudkan lembaga kaderisasi da'I yang berorientasi kepada dakwah ilallah untuk pengembangan masyarakat islam di Kabupaten Sambas memiliki misi menyiapkan mujahid-mujahid dakwah yang berakidah salimah, beribadah shahiha, berilmu dan berwawasan luas, memiliki skil dakwah dan keterampilan terapan serta semangat juang tinggi membangun daerah. Tradisi yang diterapkan dalam mewujudkan visi misi itu, penyelenggara terang Hasanusi melaksanakan dan mengembangkan ittiba' kepada generasi khoiru ummah dalam berbagai aspek kehidupan.

Kegiatan dan prestasi yang ditorehkan lembaga ini jelasnya tidak bisa dipandang sebelah mata. Selain kegiatan belajar mengajar formal, penyelenggara juga menggelar ekstra kurikuler berupa kegiatan kemahasiswaan berorientasi pada pengembangan dan pengingkatan kemampuan peserta didik mengaplikasikan ilmu yang sudah dan yang sedang mereka pelajari. Seperti lokakarya, pelatihan, praktek dakwah lapangan, dan terjun langsung ke sosialitas masyarakat. "Lembaga kita juga turut berupaya membantu pemerintah daerah dengan mengirim alumni LPDI sebagai da'I perbatasan di aruk kecamatan sajingan besar, hafalan juz Al-qur'an dan kuliah lanjutan di STI M Natsir Jakarta," terang Hasanusi.

Tapi dia juga menyadari, ibaratkannya LPDI itu baru seumur jagung, masih banyak kekurangan yang harus disempurnakan, termasuk masalah asrama putra dan putri, tempat belajar dan beberapa lainnya. Pengurus jelasnya optimis dengan tetap berusaha semaksimal munkin mencari solusi terbaik mewujudkan LPDI yang representatif layaknya sebuah lembaga pembinaan SDM di Kab Sambas. "Semoga niat usaha ini didukung semua pihak, masih banyak yang harus kita benahi. Ini sebuah niat yang tulus, mencetak seribu da'I untuk umat," tegasnya. Hasanusi berharap apresiasi dan partisipasi masyarakat kab sambas terhadap lembaga ini kedepannya semakin tinggi. Terutama partisipasi belajar di LPDI. "Kita akui tingkat keinginan generasi muda masih rendah terhadap lembaga pendidikan ini," ungkapnya.

Padahal terang dia, kurikulum yang disusun penyelenggara cukup berbobot. Kurikulum disusun dan dikembangkan dalam kerangka menyiapkan kader da'I, kebutuhan pokok dilapangan dakwah, berbasis Al-Qur'an dan As-Sunnah serta manhaj salafus sholeh yang disusun untuk program dua tahun. "Insya Allah selamat dunia akhirat," tukas dia, karena menurunya pendidikan dunia dan akhirat berimbang. Drs H Zulkifli Msi, Salah satu dewan Pembina LPDI Kab Sambas berharap hal yang sama. Dia yakin, jika mendapat dukungan seluruh pihak, capaian yang direncanakan terangnya dapat terwujud. "Kami mohon doa dan dukungan untuk mewujudkan ini, kita yakin dengan persiapan yang dirancang penyelenggara ini dapat terwujud," ungkapnya.

Data Kecamatan

Secara Administratif, Kabupaten Sambas terdiri dari 19 (Sembilan Belas) Wilayah Kecamatan, yaitu :

Sambas

Teluk Keramat

Galing

Sajad

Selakau

Sejangkung

Tekarang

Tangaran

Pemangkat

Paloh

Semparuk

Selakau Timur

Tebas

Subah

Jawai Selatan

Salatiga

Jawai

Sajingan Besar

Sebawi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 Info selengkapnya ...


Lagu Daerah Sambas

You are here