Pemerintah Kabupaten Sambas menggelar rapat koordinasi kesiapan arus transportasi jelang lebaran. Rapat dipusatkan di ruang serbaguna kantor bupati sambas, selasa (31/8). Dipimpin langsung Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Sambas, Ir H Asyir A Bakar MT, dihadiri Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Wakapolres Sambas, Organda, Gapasdap, satuan polisi pamong praja, pihak kecamatan, dan dinasi instansi terkait.
Dijelaskan Asyir, pertemuan itu membahas kematangan persiapan penyelenggaraan angkutan lebaran terpadu. Katanya ini sangat penting guna menciptakan kenyamanan dan kelancaran pelaksanaan lebaran 1431 Hijriah. "Segala sesuatunya kita persiapkan sebaik-baik munkin," ujar dia.
Pemda melalui Dishubkominfo, dikemukakan mantan Kadis LH ini telah mengeluarkan Intruksi Bupati Sambas nomor 3 tahun 2010 tentang koordinasi penyelenggaraan angkutan lebaran terpadu kabupaten sambas tahun 2010. Intruksi itu lanjutnya ditujukan untuk kadis perhubungan komunikasi dan informatika, Kadis PU Bina Marga Pengairan dan Sumberdaya Mineral, Kadis Koperasi UMKM, Perindustrian dan Perdagangan, Kadis Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja dan para camat se kab Sambas. "Inti intruksi itu adalah meningkatkan koordinasi penyelenggaraan angkutan lebaran secara terpadu," jelasnya.
Bupati Sambas ungkap Asyir, juga telah mengeluarkan surat keputusan pembentukan tim koordinasi penyelenggaraan angkutan lebaran terpadu. Bupati Sambas dan Kapolres menjabat Pembina, sedangkan Sekda dan Asisten Ekonomi dan Pembangunan menjabat pengarah tim, dan diketuai Kadis Perhubungan Komunikasi dan Informatika. Wakil Ketua dijabat Kasat Pol PP, Sekretaris Kabid Pengawasan dan Pengendalian Dishubkominfo dan 10 anggota terdiri dari beberapa komponen termasuk Ketua DPC Organda, Gapasdap, Supervisor PT ASDP Indonesia Ferry, kepala SAR Sintete, maupun Kepala PT Jasa Raharja.
Instruksi untuk Dishubkominfo adalah menyusun rencana operasi penyelenggaraan angkutan lebaran, melakukan pengawasan, mempersiapkan kebijakan khusus, serta mengawasi tarif angkutan. Dinas PU Bina Marga juga kebagian tugas. Dinas ini dipinta Bupati Sambas memperbaiki, meningkatkan atau membangun sarana dan prasarana jalan dan jembatan mendukung kelancaran arus lalu lintas termasuk mempersiapkan sarana atau fasilitas mengantisipasi jika terjadi kecelakaan, bencana alam atau kejadian yang mengganggu kelancaran angkutan lebaran. "Masing-masing sudah kita siapkan rencana tugas sesuai tupoksi dinas atau instansi terkait," ungkapnya.
Dari satuan Polres Sambas lebih memberikan masukan dan peringatan agar melengkapi berkas kendaraan serta izin mengemudi selama berkendara. Mereka mengingatkan sanksi aturan baru sangat berat. Sedangkan dari DPC Organda meminta pemerintah mengawasi distribusi solar atau bahan bakar minyak selama lebaran. Katanya pembelian menggunakan jeriken dan drum mempengaruhi keberadaan solar.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|







