Tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Sambas mengalokasikan bantuan sosial berupa tunjangan hari raya bagi 588 guru ngaji kampung, Guru TPQ, Pengurus Makam dan Penyelenggara Fardhu Kifayah. Diinformasikan Kabag Kesejahteraan Setda Kab Sambas, Drs H Aspian Paudi saat penyerahan THR di Masjid Babul Jannah Sambas, Sabtu (4/9) jumlah tersebut untuk seluruh penerima THR di 19 Kecamatan se-Kab Sambas.
"Untuk wilayah teluk keramat, tangaran, paloh, dan galing penyerahannya kita selenggarakan di Sekura, jumlah penerima mencapai 165 orang," ungkap dia. Sedangkan Kecamatan Sambas, Sajad, Sejangkung, Subah, Sajingan Besar berjumlah 130 orang. Penyerahan secara simbolis disampaikan langsung Wakil Bupati Sambas, dr Hj Juliarti Dj Alwi MPH didampingi kabag kesra, dan beberapa pengurus KUA di Masjid Agung Babul Jannah, Sabtu (4/9).
"Penyerahan tahap berikutnya untuk kecamatan tebas dan sekitarnya serta kecamatan pemangkat dan sekitarnya Insya Allah digelar pada hari senin di tempat yang telah kita tentukan sebelumnya," ujar mantan Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah. Wabup, dr Hj Juliarti Dj Alwi MPH dalam sambutannya menyebutkan bantuan menjelang ramadhan ini telah menjadi agenda rutin pemda. Kata dia, upaya itu sebagai salah satu bentuk perhatian Pemda terhadap pembangunan bidang relegius.
"Memang besaran bantuan yang kita alokasikan masih tidak terlalu besar, tapi jangan dilihat dari jumlah nilainya, karena Pemerintah Daerah sampai saat ini belum mampu berbuat banyak dan lebih atas partisipasi bapak-ibu terhadap pembangunan daerah kita, tetapi lihatlah sebagai bentuk apresiasi yang tinggi pemda kepada bapak-ibu yang telah berupaya mewujudkan pembangunan generasi muda yang insani," ujar dia.
Kabupaten Sambas dengan mayoritas penduduk muslim lanjutnya harus benar-benar memperhatikan perkembangan generasi muda. Menurut dia, profesi guru ngaji memberikan kontribusi besar terhadap masalah ini. Terutama pembentukan karakter akhlak generasi muda. "Hendaknya kita perlu khawatir jika nanti meninggalkan generasi muda kita yang lemah-lemah, lemah pendidikan, kesehatan, ekonomi terlebih lagi lemah akhlak, iman atau agamanya," ingat dia.
Juliarti meminta agar mereka yang menerima THR itu kedepannya semakin meningkatkan motivasi memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Sambas melalui profesi masing-masing. "Pemda terus berupaya memberikan yang terbaik bagi bapak-ibu sekalian, semoga kedepannya jumlah penerima dan bantuannya dapat lebih baik lagi dan bapak-ibu sekalian semakin giat memberikan pemahaman, pendidikan bagi generasi kita semua," harap dia.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|







