Empat Kecamatan di Kabupaten Sambas menjadi sasaran Latihan Integritas Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke XXXI 2010. sebagaimana di ungkap Bupati Sambas, Ir H. Burhanuddin A. Rasyid saat Ramah Tamah Penyambutan Latsitardanus ke XXXI di Aula Kantor Bupati Sambas, Rabu (27/10).
Empat Kecamatan di Kabupaten Sambas menjadi sasaran Latihan Integritas Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke XXXI 2010. sebagaimana di ungkap Bupati Sambas, Ir H. Burhanuddin A. Rasyid saat Ramah Tamah Penyambutan Latsitardanus ke XXXI di Aula Kantor Bupati Sambas, Rabu (27/10).
Bupati mengatakan ada empat kecamatan yang menjadi sasaran Latsitarda Nusantara ke XXXI 2010, diantaranya kecamatan Sambas, Tebas, Pemangkat dan selaku. “dimana kegiatan ini nantinya terdiri dari kegiatan fisik dan non fisik, yang sebelumnya telah melalui penilaian oleh tim survei dari Mabes TNI”,ujarnya.
Mantan Kadis Pertanian Berharap dengan kegiatan Latsitarda Nusantara ke XXXI 2010 ini nanti supaya dapat mampu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sambas yang menjadi sasaran lokasi Latsitardanus ke XXXI”, jelas Pak De panggilan Akrap Bupati Sambas.
Ditampat yang sama Komandan Batalyon Latsitardanus ke XXXI Letkol. PNB. Joko Hadi Purwanto dalam Sambutannya mengatakan peserta Latsitardanus ke XXXI yang diikuti 337 Taruna TNI, Polri dan Mahasiswa.”dari jumlah taruna ini nantinya di bagi empat kecamatan yang mendapat sasaran Latsitardanus ke XXXI ada pun kegaitan yang dilaksanakan yaitu karya bakti, bakti sosial dan kegiatan gotong royong bersama masyarakat.
“kegiatan ini merupakan realisasi kurikulum pendidikan integratif taruna
tingkat III di akhir tugas belajar. “Latihan ini untuk memberikan pembekalan kepada para taruna di akhir tugas pendidikannya sebagai kader pimpinan TNI dan Polri. Tentunya dalam memberikan tugas pengabdian kepada bangsa
dan negara”,ujarnya
Joko berharap dengan sasaran melaksanakan Latsitardanus ke XXXI di Kabupaten Sambas agar dapat menciptakan memupuk rasa persaudaraan, kebersamaan antara taruna dengan masyarakat. “dengan kegaitan untuk menentukan bagaimana berkoordinasi dan kerjasama antara taruna TNI,
Polri, mahasiswa dan masyarakat dapat meningkatakan pembangunan di kalbar”,paparnya.







