www.sambas.go.id

Bela Terpikat Terigas

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

LPSE-Kab-sambasSMS-Gateway-pendek

Sistem Informasi RUP17-aGUSTUS-2014

Bupati Hadiri Paripurna Pergantian Pimpinan DPRD

E-mail Cetak PDF

Bupati Sambas, dr Hj Juliarti Dj Alwi MPH menghadiri paripurna istimewa pengambilan sumpah wakil ketua DPRD Kab Sambas Periode 2009-2014, Uray Guntur di Ruang Sidang Utama DPRD Kab Sambas, Selasa (26/2). Uray Guntur merupakan legislator dari PDI Perjuangan, menggantikan Darso yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan.

Sesuai hasil paripurna itu, susunan pimpinan DPRD terbaru yakni H Mas’ud Sulaiman sebagai Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PAN Ramzi, dari Fraksi Demokrat Ni Ketut Indrawati dan Uray Guntur dari Fraksi PDI Perjuangan. Penetapan Uray Guntur tersebut sesuai Keputusan Gubernur Kalbar Nomor 141 / PEM / 2013 tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Pimpinan DPRD Kab Sambas Masa Jabatan 2009-2014 tanggal 11 Februari 2013. Upacara pengambilan sumpah wakil ketua DPRD yang baru itu dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Kab Sambas, disaksikan Gubernur Kalbar yang diwakilkan Asisten I Setda Prop Kalbar Sumarno, Bupati Sambas,

Ketua DPRD H Mas’ud Sulaiman, Wakil Ketua DPRD Ni Ketut Indrawati, Sekda Kab Sambas, beberapa unsur Forkopinda, Anggota DPRD, dan tamu undangan yang berasal dari berbagai komponen seperti organisasi kemasyarakatan dan tokoh masyarakat. H Mas’ud dalam risalah sidangnya mengatakan pergantian pimpinan DPRD tersebut telah sesuai mekanisme tata tertib DPRD Kab Sambas. “ Sebagaimana diatur dalam peraturan DPRD Kab Sambas Nomor 4 Tahun 2010 tentang tata tertib DPRD Kab Sambas pasal 35 ayat dua huruf d bahwa mekanisme tentang jabatan dan pemberhentian pimpinan DPRD disebutkan Pimpinan DPRD berhenti dari jabatannya sebelum berakhir masa jabatannya karena diberhentikan sebagai pimpinan DPRD, selanjutnya ayat tiga huruf b berbunyi pimpinan DPRD diberhentikan dari jabatannya sebagaimana dimaksud pada ayat 2 huruf d apabila bersangkutan diusulkan oleh partai politiknya sesua dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” papar dia.

Kemudian lanjut dia dalam pasal 36 ayat 2 dan pasal 38 ayat 2 menyebutkan bahwa pembehentian pimpinan dan calon pengganti pimpinan DPRD sebagaimana dimaksud pada ayat 1 ditetapkan dan diumumkan dalam rapat paripurna dan ditetapkan dengan keputusan DPRD. Diceritakan Mas’ud, pengangkatan Darso sebagai salah satu wakil ketua DPRD sesuai Keputusan Gubernur Kalbar Nomor 661 Tahun 2009 tanggal 18 Nopember 2009 dan seiring perjalanan waktu, DPC PDI Perjuangan dengan surat nomor 182/Ext/05.09/XI/2012 tanggal 2 Nopember 2012 mengajukan pergantian pimpinan DPRD Kab Sambas dari PDI Perjuangan kepada Ketua DPRD Kab Sambas.

“Atas dasar itu tanggal 23 Januari 2013 DPRD Kab Sambas mengadakan rapat paripurna tentang usul pemberhentian dan penetapan calon pengganti wakil ketua DPRD yang menghasilkan keputusan DPRD Kab Sambas nomor 2 Tahun 2013 tentang pemberhentian wakil ketua DPRD Kab Sambas masa jabatan 2009-2014 dan Keputusan DPRD Kab Sambas Nomor 3 Tahun 2013 tentang usul peresmian pengangkatan calon pengganti wakil ketua DPRD Kab Sambas masa Jabatan dimaksud,” terang dia. Gubernur Kalbar dalam sambutannya yang dibacakan Drs Sumarno, Asisten 1 Setda Propinsi Kalbar tersebut mengharapkan Pimpinan DPRD yang baru amanah dengan Jabatan yang diemban. Dia berharap kualitas kinerja sebagai wakil rakyat menjadi prioritas.

“Perjuangkan aspirasi rakyat dan wujudkan pembangunan daerah,” ujar dia. Selain itu, Sumarno juga mengingatkan agar jalinan hubungan yang harmonis antara eksekutif dan legislatif harus tetap terjaga. Itu lanjut dia akan memberi dampak yang baik bagi roda pemerintahan dan proses pembangunan. Hal lain yang menjadi perhatian Asisten 1 tersebut adalah masalah budaya lokal setempat dam pengelolaan anggaran daerah. Sumarno mengharapkan wakil rakyat tersebut mampu menggali akar kebudayaan lokal, menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Sekarang ini pengelolaan anggaran menjadi perhatian masyarakat luas, pemerintah daerah propinsi berharap daerah kabupaten menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya,” ingat dia.

Simple MP3 Player

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil
You are here: