www.sambas.go.id

Bela Terpikat Terigas

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Sistem Informasi RUPLPSE-Kab-sambasSMS-Gateway-pendek

 

pengumuman-PDAM-fitpropertest

 

 

LKPJ 2012, Peningkatan Pembangunan Signifikan

E-mail Cetak PDF

Bupati Sambas menyatakan upaya pemerintah daerah didukung legislatif dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan telah terjadi peningkatan yang signifikan jika dibanding tahun sebelumnya. Pada Paripurna Istimewa penyampaian LKPJ Bupati Sambas TA 2012 di ruang sidang utama DPRD Kab Sambas, Kamis (28/3), Bupati memaparkan hasil pencapaian kinerja pemerintah daerah selama satu tahun itu.

Pada sisi pengelolaan keuangan daerah, disampaikan dia jumlah pendapatan daerah pada APBD 2012 ditargetkan 904.408.928.857 koma 14 rupiah dan hingga akhir tahun 2012 terealisasi 900.547.992.024 koma 48 atau sekitar 99 koma 57 persen sedangkan jumlah belanja daerah ditargetkan 962.939.230.816 koma 98 rupiah rerealisasi 920.902.985.307 koma 90 rupiah atau sekitar 95 koma 63 persen. Dan pembiayaan daerah bersih ditargetkan 58.530.301.959 koma 84 rupiah dengan realisasi 61.673.318.385 koma 42 rupiah atau 105 koma 37 persen,

Hasil perhitungan BPS tahun 2011 yang dipublikasikan pada 2012, dituturkan Bupati angka IPM Kab Sambas 65 koma 80 meningkat 0 koma 87 dari tahun sebelumnya 64 koma 93. Kata dia, angka ini masih dibawah angka IPM Propinsi Kalbar dan nasional. “Meskipun demikian besaran peningkatan angka yang terjadi di Kabupaten Sambas paling tinggi di Propinsi Kalbar. Data tersebut menunjukkan adanya percepatan peningkatan IPM sebagai salah satu indikator keberhasilan program dan kegiatan yang telah dilakukan bersama,” tutur dia.

Fokus kesejahteraan dan pemerataan ekonomi dijelaskan Bupati diukur melalui indikator pertumbuhan PDRB, laju inflasi, PDRB Perkapita dan persentase penduduk diatas garis kemiskinan. Diakui dia, tahun 2012 pertumbuhan kesemua indikator diatas masih dibawah target. Dia menegaskan di tahun 2013 diupayakan percepatan pertumbuhan kesemua indikator fokus kesejahteraan dan pemerataan ekonomi melalui intervensi kebijakan pada sektor-sektor unggulan yang mampu memberikan daya ungkit secara signifikan seperti pertanian, perdagangan, hotel dan restoran serta sektor industri pengolahan.

“Fokus kesejahteraan masyarakat diukur melalui bidang pendidikan dan kesehatan, pada indikator pendidikan seperti angka melek huruf, angka partisipasi kasar dan angka partisipasi murni telah memenuhi target yang ditetapkan, namun demikian ada beberapa indikator yang masih belum mencapai target seperti angka rata-rata lama sekolah dan angka pendidikan yang ditamatkan,” jelas dia. Guna mengatasi masalah pendidikan, disebutkan Juliarti, Pemda melalui Dinas Pendidikan katanya sudah melakukan beberapa upaya nyata diantaranya memperluas akses pendidikan, menambah ruang kelas baru maupaun rehabilitasi sekolah, menggalakkan masyarakat guna mengikuti program Paket A, B dan C dan beberapa langkah dan upaya lainnya.

Pada Pengantar penyampaian LKPJ itu, Bupati mengemukakan data-data penting terkait pelaksanaan roda pemerintahan di Kabupaten Sambas. Pengantar LKPJ setebal 33 halaman itu dibacakan Juliarti bergantian dengan Wakil Bupati Sambas, DR Pabali Musa MAG. Bupati secara resmi menyerahkan LKPJ yang diterima langsung Ketua DPRD Kab Sambas H Mas’ud Sulaiman didampingi Wakil Ketua DPRD.

Simple MP3 Player

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil
You are here: