www.sambas.go.id

Bela Terpikat Terigas

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

 

Layanan SMS Gateway

 

Revitalisasi Mindset Kinerja, Menuju Perkesmas Berkualitas

E-mail Cetak PDF

Bupati Sambas meminta Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kabupaten Sambas benar-benar merevitalisasi peran fungsi kinerja perawat. dr Hj Juliarti DJ Alwi MPH pada perayaan HUT PPNI ke-39 Kabupaten Sambas di Aula Utam DPRD Kab Sambas, Rabu (10/4) mengatakan saat ini memang diperlukan revitalisasi perawatan kesehatan masyarakat. Itu kata dia terkait pencapaian tujuan pembangunan millennium dan peningkatan indeks pembangunan manusia kabupaten sambas.

“Saya member apresiasi terhadap seminar nasional perawatan ini, saya selaku Bupati Sambas berharap tidak hanya sampai pada tingkat seminar saja upaya merevitalisasi perkesmas, perawat kabupaten sambas khususnya dan tenaga kesehatan harus serius mewujudkan revitalisasi terutama revitalisasi mindset dan kinerja keperawatan,” ujar dia. Isu strategis mengenai pembangunan kesehatan terutama di Kabupaten Sambas lanjut Bupati sangat jelas, contoh kasus yang dia sebutkan terkait santer pemberitaan tentang Prestasi Bumi Terigas terhadap kasus gizi buruk. Informasi terkait itu lanjut Juliarti harus menjadi perhatian pelaku kesehatan termasuk perawat Kabupaten Sambas.

“Sebagai seorang perawat, harus tahu seputar informasi baik mengenai gizi buruk dan ataupun masalah kesehatan lainnya, begitu terdapat informasi seperti pemberitaan beberapa waktu yang lalu, harus terdapat kepekaan dalam menyikapinya, bergerak cepat, tanggap, diperlukan kerja cepat, cerdas, dan kerja ikhlas,” tutur Bupati. Karenanya, Bupati meminta para tenaga kesehatan harus menjadi leader disetiap tempat tinggalnya guna memberikan pemahaman dan menggerakan masyarakat melakukan pola hidup sehat. Dia menginginkan para perawat menjadi bagian sistemik yang mampu memasarkan dan menggerakkan pola dan budaya hidup sehat bagi masyarakat.

“Harus peka terhadap lingkungan sekitar, harus jeli terhadap ada atau tidaknya kasus kesehatan dilingkungan sekitar kita, berikan pemahaman yang benar kepada masyarakat, jika pelayanan kesehatan yang gratis, jangan dibebankan kepada masyarakat atau dipungut biaya, kasihan masyarakat. Lakukanlah pendataan yang benar adanya, jangan asal atasan senang,” ingat dia. Juliarti mengingatkan para perawat harus berpikir sistemik dan strategis guna merevitalisasi perawatan kesehatan masyarakat. Dijelaskan dia agar perawat dan tenaga kesehatan lainnya meningkatkan kepedulian dan memiliki rasa malu jika terdapat rendahnya kualitas perkesmas. Bupati berjanji, jika memang terwujud perbaikan perkesmas, Pemda Kab Sambas siap memberikan perhatian lebih bagi pelaku kesehatan termasuk perawat Kabupaten Sambas.

H Muhardi, Ketua PPNI Kab Sambas mengatakan saat ini jumlah tenaga perawat seluruh kabupaten sambas yang telah teregistrasi mencapai 424 petugas. Jenjang pendidikan terbanyak saat ini ungkap dia adalah lulusan Diploma III, yakni sekitar 69 koma 57 persen. “Saat ini perawat di Kabupaten Sambas merupakan tenaga kesehatan terbanyak mencapai kurang lebih 46 koma 46 persen dan merupakan tenaga kesehatan terdepan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sehingga kinerja perawat di Puskesmas atau rumah sakit menentukan kinerja puskesmas secara keseluruhan, fakta menunjukkan bahwa didaerah terpencil perawat puskesmas melaksanakan hampir sebagian besar upaya kesehatan yang menjadi tanggung jawab puskesmas,” tutur dia.

Kata Muhardi, profesi keperawatan memiliki kontribusi yang signifikan dalam pencapaian tujuan pembangunan millennium khususnya terkait kematian anak, peningkatan kesehatan ibu, memerangi HIV AIDS Malaria dan penyakit menular lainnya. Ketiga hal tersebut sangat dekat dengan profesi keperawatan, dijelaskan Muhardi dikarenakan perawat mempunyai fungsi dan perang yang sangat spesifik pada semua tingkat pencegahan mulai dari pencegahan primer, sekunder dan tersier. “Profesi keperawatan dalam upayanya tersebut telah menggunakan berbagai strategi intervensi keperawatan yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” tukas dia.

Simple MP3 Player

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil
You are here: