www.sambas.go.id

Bela Terpikat Terigas

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Sistem Informasi RUPLPSE-Kab-sambasSMS-Gateway-pendek

Info Kegiatan Pemerintahan

RSUD Sambas Jajaki Kerjasama Dengan FK Undip Dan RS Karyadi

E-mail Cetak PDF

Dalam rangka melaksanakan kerjasama residen senior bidang anestesiologi  agar ketersediaan ahli tersebut bisa berkelanjutan di RSUD Sambas selama dua hari ini mulai Hari Kamis hingga Jum’at RSUD Sambas akan menjajaki Fakultas Kedokteran Universitas Dipenegoro dan RS Karyadi Semarang. Kepala Bagian TU RSUD Sambas dr H Ganjar Eko Prabowo menjelaskan RSUD sangat memerlukan kerjasama ini karena keterlanjutan tenaga anestesi sangat membantu dan diperlukan dokter bedah dan dokter obgyn dalam proses operasi agar operasi berjalan sempurna. “Mewakili RSUD Sambas besok saya akan menghadap Kepala Bagian dan Ketua Program Studi Anestesiologi Fakultas Kedokteran Universitas Dipenegoro Semarang,”ucap Kepala Bagian TU RSUD Sambas dr H Ganjar Eko Prabowo di ruang kerjanya, Rabu(28/1).

Selama ini, ucap Ganjar panggilan akrabnya, RSUD Sambas belum ada kerjasama dengan Fakultas Kedokteran manapun, kami hanya pasif menerima kiriman residen dari Kemenkes. “Nantinya produk kerjasama ini dalam bentuk Mou antara RSUD Sambas dengan Fakultas Kedokteran Universitas Dipenegoro dan setelah terjadi kesepakatan ini diharapkan RSUD Sambas dapat menjadi sister hospital (Rumah Sakit Satelit),”jelas pria yang pernah bertugas di Puskesmas Sajingan ini.

Lebih lanjut ia mengatakan dalam tahap pertama ini memang yang baru dijajaki bagian anastesi, namun tidak menutup kemungkinan bila kerjasama ini sukses akan dibuat Mou dengan program studi lainnya dan juga dengan fakultas kedokteran lainnya serta tidak hanya dengan Undip saja. “Dengan kerjasama ini diharapkan ketersediaan residen senior di RSUD Sambas akan lancar, hal ini akan berdampak pada peningkatan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sambas,”tuturnya.

Ia juga menjelaskan saat ini ketersediaan residen senior di RSUD Sambas ada residen senior anestesi, residen senior penyakit dalam dan bila tidak ada halangan Bulan Februari mendatang akan datang residen senior radiologi serta Bulan Maret akan datang residen senior neurologi. “Penjajakan ini selain mencari ketersediaan residen senior juga bila memungkinkan akan mencari dokter spesialis yang belum ada di RSUD Sambas,”terang dokter yang juga pernah bertugas di Puskesmas Matangsuri.

Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas, terangnya, benar-benar memperhatikan ketersediaan residen senior dan dokter spesialis, hal ini dapat terlihat dari beberapa fasilitas yang disediakan, diantaranya fasilitas kendaraan roda empat, fasilitas tempat tinggal, insentif sebesar 15 juta dan gaji 3,5juta serta ditambah jasa pelayanan yang di tahun ini ada peningkatan insentif yang diterima dibanding tahun sebelumnya. “Kami mohon doa dan dukungannya agar Mou dapat terlaksana sesegera mungkin sehingga pelayanan RSUD Sambas akan lebih prima dan diharapkan dapat terunggul di Kalimantan Barat,”ucap pria yang mempunyai hobi adventure.

Di era JKN ini, lanjutnya, peningkatan jumlah pasien di RSUD Sambas sangat signifikan sehingga diperlukan SDM yang mencukupi, salah satunya dengan upaya membuat Mou dengan FK Undip ini. “Dokter anestesi selain membantu pembiusan operasi juga sebagai dokter panangggung jawab di ruang ICU, saat ini RSUD Sambas mempunyai ruang ICU sehingga kami sangat membutuhkan tenaga ahli ini,”terangnya sambil mengatakan nantinya selama masa penajajakan dengan FK Undip akan didampingi dr Zeldi Iksan SP.An yang merupakan residen senior anestesi pertama di RSUD Sambas pada tahun 2014.

Apalagi tahun ini, jelasnya, sudah dianggarkan perluasan gedung ICU beserta penambahan tempat tidurnya sehingga kapasitas pasien ICU bertambah sehingga RSUD Sambas harus mempunyai dokter spesialis anestesi, minimal residen senior anestesi. “Saat ini ada tiga dokter spesialis yang bertugas di RSUD sambas, dokter spesialis anak dengan dr Rudy Satria SP.A M.Kes, dokter kebidanan dan spesialis kandungan dengan dr Evi Bachtiar SP.OG dan dokter spesialis bedah dengan dr Eka Saputra Sp.B,”jelasnya.

Di Usia Ke-58 Pembangunan Di Provinsi Kalimantan Barat Semakin Maju Dan Berkembang

E-mail Cetak PDF

Provinsi Kalimantan Barat dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, selanjutnya agar Undang-Undang tersebut berlaku efektif Menteri Dalam Negeri telah mengeluarkan Keputusan Nomor Des.52/10/50 tanggal 12 Desember 1956 menyatakan bahwa Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1956 berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 1957 dan secara yuridis Kalimantan Barat menjadi provinsi otonom. Hal tersebut dijelaskan Bupati Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH saat membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Barat Drs Cornelis MH dalam rangka Peringatan HUT Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ke-58 Tahun 2015. “Kita pantas untuk merasa bahagia, bangga dan penuh suka cita karena di usia ke-58 ini, Provinsi Kalimantan Barat semakin maju dan berkembang dengan hasil pembangunannya yang dapat kita nikmati sekarang,”ucap Bupati Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi MPH membacakan Sambutan Gubernur Kalimantan Barat Drs Cornelis MH saat upacara bendera Peringatan HUT Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ke-58 Tahun 2015 di Halaman Kantor Bupati Sambas, Rabu(28/1).

Selanjutnya...

Menhan Fokus Pembangunan Pertahanan Perbatasan

E-mail Cetak PDF

penyambutan kunker menhan ri ke temajuk

Kunjungan Kerja Menteri Pertahanan RI Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu ke Desa Temajuk, Selasa (27/1) memiliki agenda penting khusus. Rombongan Menhan RI itu disambut langsung Bupati Sambas didampingi perwira TNI Angkatan Darat, Laut, dan Udara yang ada di Kec Paloh. Bupati dan masyarakat desa temajuk menggelar tatap muka dengan Menhan di Gedung Serbaguna Desa Temajuk. Animo masyarakat menyaksikan menteri kabinet presiden RI Joko Widodo itu sangat tinggi.

Selanjutnya...

RI 1 Batal Ke Sambas

E-mail Cetak PDF

Bupati Sambas Ketemu Jokowi di Pontianak
*Aspirasi Jembatan Akan Disampaikan kepada Menteri PU

bersama ri 1

SAMBAS. Hampir seminggu persiapan rencana kunjungan Presiden RI Ir H Joko Widodo ke kabupaten Sambas disiapkan Pemkab Sambas, berbagai agenda kunjungan telah dilakukan bersama Paspampres, mulai dari agenda meninjau perbatasan Temajuk, Jembatan Sabok hingga Jembatan Mak Rampai-Tekarang, hingga hari H, Bupati Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH diundang ketemu Jokowi di Hotel Mercury Pontianak tempat Jokowi dan memastikan Jokowi tidak jadi ke Sambas.

Selanjutnya...

Bupati Apresiasi Kinerja TNI

E-mail Cetak PDF

Bupati-Wabup Bersama Dandim 1202 SKW

Bupati Sambas, dr Hj Juliarti Dj Alwi MPH memberikan apresiasi terhadap partisipasi kinerja TNI di Kabupaten Sambas. Hal itu dikemukakan Bupati Sambas pada pisah sambut pejabat Komandan Kodim 1202 SKW dari Letkol Inf Robby Lukman Leksana kepada Letkol Inf Nico Reza H Dipura di Balairung Sari Bupati Sambas, Rabu Malam (14/1). Menurut Juliarti, peranan TNI bagi pembangunan Kab Sambas sangat strategis. Pada momentum pisah sambut itu, Bupati memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pejabat Dandim 1202 Skw yang lama, Letkol Inf Robby Lukman Leksana.

Selanjutnya...

Halaman 1 dari 183

Simple MP3 Player

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil
You are here: