Ba. Humas Setda Kab. Sambas
Wakil Bupati Sambas, dr Hj Juliarti Dj Alwi MPH memberikan penegasan terhadap masalah perbaikan gizi di Kabupaten Sambas. Sejumlah Dokter, Analis Gizi maupun Tingkatan teknis Kesehatan dibidang gizi lainnya dikumpulkan dalam Rapat Evaluasi masalah Kesehatan Keluarga di Kabupaten Sambas. Dia mengharapkan pemetaan gizi di Kabupaten Sambas dari tahun ke tahun mengalami perbaikan. ”Pemetaan Gizi harus ada perubahan, jangan sampai dari tahun ke tahun malahan mengalami penurunan kualitas. Jangan sampai status merah semakin bertambah,” ujar dia dihadapan Peserta Rapat Evaluasi di Hotel Pantura Jaya Sambas, Kamis (10/4).
Terlebih penting lagi kata dia, kevalidan data yang disajikan benar-benar akurat. Dia minta petugas kesehatan yang ada ditingkat desa atau titik yang berhubungan langsung dengan pelayanan kesehatan masyarakat dapat memberikan pemahaman, maupun pelayanan terbaik, selain itu juga benar-benar mengerti permasalahan dan kendala yang dihadapi dilapangan. ”Sebagai seorang ahli gizi tentunya harus lebih mengetahui bagaimana seharusnya agar suatu daerah dapat memiliki tingkat gizi yang baik, buat terobosan yang baik agar kita dapat keluar dari masalah ini. Karena hal ini menyangkut kualitas pembangunan sumber daya manusia, atau perhitungan tingkat indeks pembangunan manusia Kabupaten Sambas. Jangan sampai predikat daerah kita dikembalikan lagi menjadi Daerah tertinggal hanya dikarenakan permasalah ini. Sudah seharusnya kita bergerak cepat memperhatikan hal ini,” ingat dia.
Masalah pendataan, Mantan Direktur RS Pemangkat dan Kadis Kesehatan Sambas ini mengarahkan agar dinas kesehatan dapat berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik Sambas. Karena lanjut dia, data yang diakui berada di BPS. ”Agar semuanya terkoodinasi dengan baik, terutama mengenai masalah pendataan, dinas dapat bekerjasama dengan BPS. Karena, masalah data, merupakan salah satu akar permasalahan sekaligus solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada,” jelas dia. Ditegaskan wabup, masyarakat dan seluruh komponen lainnya juga harus mendukung hal ini.
Karena tambah Ketum GOW Kabupaten Sambas ini, keberhasilan menyelesaikan permasalahan ini juga ditentukan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat termasuk dinas dan badan pemerintah maupun swasta yang ada. ”Sebuah permasalahan tidak dapat diselesaikan jika hanya diletakkan pada satu orang atau kelompok saja yang menyelesaikannya. Harus ada kerjasama, koordinasi dan rasa kebersamaan menyelesaikan permasalahan. Ini yang harus menjadi perhatian. Dan evaluasi yang dilaksanakan kali ini, saya harapkan dapat memberikan banyak masukan menyelesaikan permasalah gizi di Kabupaten Sambas. Karena, Evaluasi merupakan bagian dari Manajemen,” papar dia.
Kepala Dinas Kesehatan melalui Plt Kabid Kesganya menyatakan tujuan dari diselenggarakannya kegiatan tersebut untuk mengevaluasi gambaran pelaksanaan kegiatan kesehatan keluarga di tahun 2007. Hasilnya lanjut dia akan dijadikan bahan perbaikan dimasa akan datang. ”Inikan kegiatan evaluasi, jadi tentunya kita berharap kegiatan ini memberikan banyak masukan untuk kita kedepan melaksanakan perbaikan peningkatan kesehatan keluarga dan masyarakat di Kabupaten Sambas,” ujar dia.







