SAMBAS - Sekretaris Jenderal Lembaga Adat Melayu Serantau Kalimantan Barat, H Morkes Effendi SPd MH hadir di Kota Sambas. Kedatangan Dato’ Sri Petinggi Kyai Mangku Negeri ke Bumi Terigas itu guna membuka LAMS Internasional Bidar Race tahun 2009 atau yang lebih dikenal lomba sampan nusantara LAMS 2009 di Sirkuit Muare Ulakkan Sambas. Pembukaan event internasional itu dilangsungkan pada Sabtu Malam, (19/12) di water front city sambas.
SAMBAS - Sekretaris Jenderal Lembaga Adat Melayu Serantau Kalimantan Barat, H Morkes Effendi SPd MH hadir di Kota Sambas. Kedatangan Dato’ Sri Petinggi Kyai Mangku Negeri ke Bumi Terigas itu guna membuka LAMS Internasional Bidar Race tahun 2009 atau yang lebih dikenal lomba sampan nusantara LAMS 2009 di Sirkuit Muare Ulakkan Sambas. Pembukaan event internasional itu dilangsungkan pada Sabtu Malam, (19/12) di water front city sambas.
Diinformasikan Kabag Humas PDE dan Sandi Setda Kab Sambas, Zulkifli SP dalam rilis resmi unit kerjanya, Minggu (20/12) hadir pada pembukaan itu, Wakil Bupati Sambas, Sekda Kab Sambas, muspida Kab Sambas, petinggi LAMS Kab Sambas, beberapa pejabat eselon II dan III Pemda Sambas, dan panitia penyelenggara LIBR 2009. Pembukaan lomba sampan tradisional itu ditandai pemukulan gong oleh Morkes Effendi disaksikan para pejabat yang hadir.
Dalam sambutannya, Bupati Ketapang ini menyebutkan beberapa hal erat kaitannya dengan penyelenggaraan LIBR 2009 itu. Kata dia, lomba sampan nusantara ini merupakan salah satu khazanah budaya melayu. “Hampir semua suku yang tinggal diberbagai daerah diseluruh nusantara mengenal seni tari, musik, seni berpakaian, olahraga atau seni-seni lainnya, tetapi tidak sebanyak yang dimiliki khazanah budaya melayu, seperti contoh pelaksanaan lomba sampan nusantara ini,” ujar dia.
Menurut dia, kegiatan ini bernilai tinggi, terutama erat dengan tujuannya yakni menggalang dan mempererat tali silaturahim diantara masyarakat melayu. Event ini jelas Morkes sebagai wujud komunikasi budaya. “Komunikasi budaya merupakan sebuah pola hidup menyeluruh yang bersifat kompleks, abstrak dan luas,” tegas dia.
Ketua DPD Partai Golkar Propinsi Kalbar ini mengharapkan LSN atau LIBR 2009 dapat mensukseskan Visit Indonesia Years 2008 dan tahun kunjungan Kalbar 2010. Tidak hanya sampai disitu, Dato’ Sri Petinggi Kyai Mangku Negeri ini mengharapkan LIBR dapat menjadi agenda wisata bagi Kalbar. “Besar harapan LSN tahun kedua ini mampu memberi kontribusi positif terhadap suksesnya program wisata Indonesia,” harap dia.
Wakil Bupati Sambas dr Hj Juliarti Dj Alwi MPH dalam sambutannya menyambut baik kegiatan itu dilaksanakan di Sambas. Kata dia, ini sebuah penghargaan tinggi bagi masyarakat Kabupaten Sambas. “Saya atas nama Pemerintah Daerah dan Masyarakat kabupaten sambas mengucapkan terima kasih karena telah memilih sambas sebagai tempat diselenggarakannya Lomba Sampan Nusantara ini,” ujarnya. Harapan yang sama dikemukakan Juliarti terhadap pelaksanaan LIBR 2009. Diingatkan Juliarti, LSN 2009 hendaknya bisa menjadi sarana pemersatu dalam membangun jejaring sosial bagi seluruh puak melayu serumpun. Mantan Kadis Kesehatan ini mengucapkan selamat bertanding bagi seluruh tim yang meramaikan LSN 2009.
Arsyad SPd MM dalam laporannya menyebutkan, ada dua negara tetangga yang mengikuti LSN kali ini. Diantaranya Brunei Darusalam dan Malaysia. Malaysia kata dia menurunkan 5 tim dayung, masing-masing 2 tim dari Kuching, dan masing-masing 1 Tim dari Sibu, samarahan, dan kuala lumpur. Selain dari Kabupaten Sambas selaku tuan rumah, perhelatan akbar ini diikuti juga 2 tim dari DKI Jakarta, masing-masing 1 tim dari Kabupaten Palalawan, Kabupaten Siak Sri Indrapura, dan Propinsi Kepulauan Riau, serta dari Kota Pontianak, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Pontianak, Sintang, Kapuas Hulu, Melawi dan Kubu Raya.







