*** Mentan Optimis Hasil Produksi Pertanian Meningkat
Menteri Pertanian Republik Indonesia Ir H Siswono MMA yakin dan optimis hasil produksi pertanian di Negara Indonesi akan terus meningkat hingga target swasembada jilid II akan terwujud . Hal ini dikatakan Menteri Pertanian RI Ir H Siswono MMA dalam kunjungan kerjanya saat meresmikan peluncuran produk jus jeruk “Borneo Citrus”.Peresmian yang ditandai dengan penandatangan piagam disaksikan langsung oleh Wakil Guburnur Kalimantan Barat Drs Christiandi Sanjaya SE MM dan Bupati Sambas Ir H Burhanuddin A Rasyid dipusatkan di Citrus Center Tebas, Selasa(26/1).
Mentan yang didampingi langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat Drs Christiandi Sanjaya SE MM, Bupati Sambas Ir H Burhanuddin A Rasyid, Wakil Bupati Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH dan Muspida dan Muspika serta anggota DPRD mengatakan Kalimantan Barat salah satu daerah yang sawah dan perkebunan jeruknya masih tersebar luas hingga tidak ada alasan negara kita tidak makmur. “Dengan semangat dan saling bahu membahu antara pemerintah pusat, pemprov, pemkot dan pemkab dengan sendirinya kemakmuran akan segera terwujud seperti saat ini Pemerintah Pusat memberi bantuan berupa satu paket alat senilai tujuh milyar, dari Pemerintah Provinsi berupa gedung dan Pemkab menyediakan lahannya agar dapat bertumbuh kembang” ungkap Mentan
Lebih lanjut Ir H Siswono MMA mengatakan dengan peluncuran jus jeruk ini dapat meningkatkan daya saing dibidang hortikultura. “ Buah Jeruk yang telah diproduksi dalam bentuk kemasan dengan sendirinya akan menaikkan harga jual jeruk dan masyarakat akan lebih mengenal jeruk lokal yang tidak kalah dengan jeruk impor dan juga mengenalkan jeruk tebas yang lebih dikenal dengan nama jeruk pontianak” ungkap Mentan.Mentan juga memaparkan empat target dari kementrian pertanian yang dipimpinnya saat ini antara lain adalah swasembada pangan yang berkelanjutan hingga kita tidak lagi impor beras. Selain itu diservikasi pangan dengan mengenalkan makanan karbohidrat selain beras yaitu jagung dan singkong. “ Mulai saat ini kita harus dapat mengakrabkan perut kita dan mengenalkan anak-anak kita dengan makanan selain nasi karena karbohidrat tidak hanya ada di beras”. Ucapnya.
Hal ini disebabkan akibat perubahan iklim yang bisa saja beras akan semakin sulit dicari dan yang terpenting jangan lebih banyak karbohidratnya dibanding dengan lauknya ”ungkap MentanSelain itu Ir H Siswono MMA juga memaparkan target ketiga dari kementrian pertanian adalah peningkatan daya saing, salah satunya dengan produksi jus jeruk ini. “ Hasil produksi jika sudah dibentuk dalam kemasan nilai jualnya akan lebih tinggi, contohnya jeruk yang dihasilkan dari Tebas ini karena ada nilai praktisnya yaitu langsung bisa di konsumsi” ucapnya. Sedang target keempatnya peningkatan kesejahteraan petani , salah satunya dengan pemberian bentuk bibit yang adaptif terhadap lingkungan, bibit varietas unggulan yang tidak tergantung pada iklim dikarenakan iklim saat ini sering berubah ungkapnya.
Bupati Sambas Ir H Burhanuddin A Rasyid dalam sambutannya mengatakan kecamatan Tebas merupakan sentra jeruk jenis siam, selain itu Kabupaten Sambas merupakan gudang beras di Kalimantan Barat. “ Dengan kelebihan stok beras yang mencapai 85.830 ton Sambas dapat menjual ke tetangga sebelah” Ungkap Bupati Sambas Ir H Burhanuddin A Rasyid. Lebih lanjut Bupati mengatakan Kab Sambas selain sebagai sentra jeruk dan beras juga menghasilkan gula tebu dan karet yang hasil produksinya dikirim ke perusahaan Goodyear dan breadstone. Bupati juga memaparkan Kabupaten Sambas bertetangga langsung dengan Malaysia yang direncanakan pada tahun ini akan diresmikan oleh Presiden RI dan saat ini telah memiliki gedung CIQS. “ kami berharap gedung yang telah setengah jadi ini dapat diselesaikan hingga saat nanti diresmikan sudah siap melayani manusia dan barang” harap Bupati didepan Menteri Pertanian.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|







