1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer>
Rabu 10 Maret 2010

4 PRIORITAS PROKER PEMBANGUNAN 2010

PDF Cetak E-mail

Ditulis oleh Humas Rabu, 03 Februari 2010 00:00

Ada empat prioritas program dan kegiatan pembangunan di tahun 2010. Pertama adalah Pembangunan SDM berkualitas, kedua, mempertahankan dan meningkatkan pertumbuhan pemerataan ekonomi daerah berbasis ekonomi kerakyatan dan investasi, ketiga, pembangunan sarana dan prasarana dasar wilayah dan keempat pembangunan sumber daya alam dan lingkungan hidup berkelanjutan. Penegasan itu disampaikan Sekda Kab Sambas, Drs H Tufitriandi MM di Aula Bappeda Sambas, Rabu (3/2) saat membuka sosialisasi kegiatan pembangunan TA 2010.

Sosialisasi itu dihadiri seluruh SKPD, Asisten III Setda Kab Sambas, camat dan ketua Komisi di DPRD Kab Sambas. Dua wakil Ketua DPRD turut hadir, yakni Ni Ketut Indrawati dan Drs Ramzi.
Tufitriandi mengatakan sosialisasi sebagai media transparansi dan akuntabilitas publik pelaksanaan pembangunan dilaksanakan pemerintah ke masyarakat. “SKPD maupun Camat akan menyampaikan secara detail sosialisasi pembangunan ini ke masyarakat masing-masing,” ujar dia.
Sehingga lanjut Mantan Camat Paloh ini masyarakat mengetahui pelaksanaan pembangunan tahun 2010 untuk wilayahnya masing-masing. Tufitriandi telah menyerahkan secara simbolis Dokumen Pelaksanaan Anggaran atau DPA kepada Sekretaris DPRD Kab Sambas, disaksikan seluruh undangan yang hadir. Dia berharap proses pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan secepatnya dilaksanakan masing-masing SKPD. “Semoga tahun ini program dan kegiatan pembangunan kita berjalan lancar tanpa banyak hambatan,” harap dia.
Ir H Hasanusi MM, Kepala Bappeda Sambas saat mendampingi Sekda pada acara pembukaan itu menyebutkan sosialisasi itu wajib dilaksanakan, mengingat dasar hukum pelaksanaannya cukup jelas. Dipaparkan dia diantaranya Undang-undang 25 tahun 2004, Perda Kab Sambas Nomor 6 Tahun 2006 dan Perda Kab Sambas Nomor 1 Tahun 2010. “Sosialisasi ini yang akan dilanjutkan ke wilayah kecamatan-kecamatan akan menjadi bahan acuan bagi masyarakat desa atau kecamatan untuk menyusun rencana pembangunan tahun selanjutnya atau musrenbang desa,” ungkap Hasanusi.
Pernyataan senada juga datang dari Asisten III Setda, Drs H Jamiat Akadol MSi. Sosialisasi ini katanya sangat penting, agar penyusunan musrenbang desa bisa optimal. “Kita berharap dengan sosialisasi ini dapat disusun perencanaan pembangunan yang benar-benar prioritas untuk tahun selanjutnya dan tidak terjadi tumpang tindih dengan program dan kegiatan tahun sebelumnya,” tegas dia. Sosialisasi ke wilayah kecamatan terang Jamiat tidak lagi dilaksanakan Kepala Bappeda, melainkan telah diserahkan langsung kewenangannya kepada SKPD dan Camat masing-masing.
Ditahun ini, program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun dipatok mencapai kurang lebih 29 milyar rupiah, pendidikan menengah 2 milyar lebih, managemen pendidikan Politeknik Terpikat Sambas 6 milyar lebih. Program Obat dan perbekalan kesehatan mencapai 3 milyar lebih, pencegahan dan penanggulangan penyakit menular mencapai nilai 2 milyar rupiah, dan program pengadaan peningkatan dan perbaikan saranan prasarana puskesmas, puskesmas pembantu dan jaringannya kurang lebih 3 milyar lebih. Untuk Fisik, program pembangunan jalan dan jembatan tahun ini dipatok pagu dana 36 milyar lebih, rehabilitasi dan pemeliharaan jalan dan jembatan menembus angka 8 milyar lebih, pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi rawa dan jaringan pengairan lainnya dikisar 11 milyar lebih, untuk pengendalian banjir dana yang tersedot mencapai hampir 3 milyar rupiah atau 2 milyar 930 juta rupiah. Sedangkan alokasi dana bagi Program dan kegiatan pembangunan lainnya juga disebutkan dalam sosialisasi itu.

 

Translator