Tim Asian Development Bank dan perwakilan dari Departemen Pekerjaan Umum meninjau langsung beberapa titik lokasi rencana regional road development project untuk Kabupaten Sambas. Tamu tersebut didampingi langsung Kadis PU Binar Marga Ir H Fery Madagaskar meninjau ke Aruk Sajingan Besar, Selasa (16/2).
Seusai meninjau lokasi di perbatasan, khusus tim survei sosial dan ekonomi proyek itu menggelar pertemuan dengan muspika kecamatan teluk keramat di salah satu SD negeri desa Tanjung Keracut Kecamatan Teluk Keramat, Selasa(16/2). Rombongan disambut langsung Bupati Sambas didamping Wakil Bupati Sambas, Kepala Bappeda Sambas, Camat Teluk Keramat, Muspika, dan beberapa tokoh masyarakat setempat, diiringi arak-arakan Musik Tanjidor dan pengalungan pita serta budaya adat bepapas sebagai tanda penyambutan tamu.
Tidak hanya itu, tim yang terdiri dari tiga orang, Naning M, Apri dan Yuli, disuguhkan tarian Alo’ Galling sebagai tanda selamat datang di Bumi Terigas yang dibawakan pelajar setempat. Seratusan masyarakat memenuhi ruangan pertemuan guna mendengarkan penjelasan kedatangan tim tersebut ke Kabupaten Sambas.
Dikemukakan Naning Mardiniah, salah satu tamu yang merupakan bagian dari team leader RRDP trans Kalimantan, kedatangan tim guna memastikan pembangunan ruas jalan dari Kota Singkawang hingga Border Aruk benar-benar terlaksana. ”Terdapat dua kabupaten di Kalbar yang mendapatkan proyek ini, salah satunya sambas dan memang mendapatkan proyek yang paling panjang,” ujar dia.
Proses ini lanjutnya tidak mudah, dijelaskan dia banyak kajian dan syarat yang memang harus dipenuhi daerah dan semua pihak terkait pelaksanaan proyek. ”Kedatangan kita ingin mensurvei apakah memang benar kondisi masyarakat mendukung proyek ini, karena kita tidak ingin kondisi masyarakat setelah dilaksanakannya proyek ini malah semakin memburuk,” ungkapnya. Naning Mardiniah cukup terkesan dengan banyaknya kaum hawa yang menghadiri pertemuan itu. Menurutnya ini merupakan salah satu hal positif. ”Biasanya kaum ibu jarang dilibatkan dalam seperti ini,” selorohnya.
Bupati Sambas, Ir H Burhanuddin A Rasyid mengatakan Pemerintah Daerah sangat berterima kasih dengan adanya RRDP ini. Masyarakat sekitar proyek terang dia diyakini akan mendukung ini. ”Membangun jalan tanjung harapan menuju galing ini contohnya, dua meter kiri dan kanan merupakan hibah masyarakat, mereka serahkan tanpa ganti rugi sepersen pun,” ungkap Bupati.
Dalam kesempatan itu, Burhanuddin lebih banyak mengingatkan masyarakatnya dalam rangka mendukung itu. Dia berharap masyarakat jeli dengan kondisi ini. Terutama agar dapat memanfaatkannya sebagai peluang bisnis meningkatkan perekonomian masyarakat. ”Jika masyarakat masih terbelakang pendidikannya, kesehatannya maupun perekonomiannya, berarti pembangunan jalan ini percuma, gagal pemerintah membangun,” ingatnya. Mantan Penyuluh Pertanian Lapangan ini menghimbau agar merubah prilaku yang kurang baik seperti pemeliharaan kebersihan lingkungan rumah, menjemur pakaian dan beberapa hal lainnya. ”Jalur ini akan menjadi jalur nasional, tempat lalu lintas masyarakat luar, jadi saya mengharapkan agar prilaku bersih dan tidak membuat jemuran dihalaman depan rumah agar diindahkan,” tutur dia. Selain dari perwakilan tamu, Kepala Bappeda dan Wakil Bupati Sambas turut memberikan sambutan. Pada kesempatan yang sama, Asosiasi Pemerintahan Desa Sekecamatan Teluk keramat menyampaikan dukungan tertulisnya mengenai Regional Road Development Project itu. Dukungan mereka disampaikan langsung oleh salah satu perwakilan Apdesi ke Bupati Sambas disaksikan yang seluruh undangan yang hadir.
Lokasi proyek jalan yang akan dilaksanakan melalui program dari ADB, diantaranya peningkatan ruas jalan dari Kota Singkawang hingga Kecamatan Tebas sepanjang 21,9 kilometer, peningkatan ruas jalan di Kecamatan Tebas hingga Kecamatan Sambas sepanjang 19,6 kilometer, peningkatan jalan di Kecamatan Sambas hingga Tanah Hitam (Tanjung Harapan) Kecamatan Paloh sepanjang 16,6 kilometer, peningkatan jalan Tanjung Harapan hingga Simpang Bantanan sepanjang 7,6 kilometer, dan peningkatan jalan Bantanan hingga Kecamatan Galing sepanjang 12,5 kilometer.
Kemudian, peningkatan ruas jalan dari Kecamatan Galing hingga Tanjung sepanjang 41,4 kilometer dan peningkatan jalan dari Tanjung hingga ke Aruk Kecamatan Sajingan besar sepanjang 11,3 kilometer.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|







