Alasan dipilihnya Balai Penyuluh Kecamatan Tangaran karena Kecamatan ini terang dia memiliki potensi pertanian, perikanan dan kehutanan yang besar. Selain itu, produktifitas pertanian kecamatan dengan wilayah 7 desa ini lanjut Tamhiriani beberapa tahun terakhir cukup tinggi. “Dari beberapa balai penyuluh yang ada, kita akan mengikuti balai penyuluh model dan rencananya balai penyuluh di kecamatan tangaran ini yang akan kita jadikan model,” ujar dia dihadapan Bupati Sambas dan rombongan.
Kehadiran Bupati Sambas, didampingi Wakil Bupati Sambas, dua orang Anggota DPRD dapil tangaran dan sekitarnya, Plt Asisten II, Kepala Bappeda, Kadis Kelautan dan Perikanan dalam rangka meresmikan beberapa balai penyuluh baru yang dipusatkan di desa simpang empat kecamatan tangaran. Diantaranya Balai Penyuluh Tangaran, Tekarang, Subah, Galing, Sambas, dan Semparuk. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan pembukaan tirai plang nama Balai Penyuluh oleh Wabup, dan penandatangan prasasti oleh Bupati Sambas yang disaksikan para Camat, Muspika, tokoh masyarakat dan agama Kecamatan Tangaran serta pelaku pertanian yang hadir.
Dijelaskan Kepala Badan Ketahanan Pangan, tahun 2010, akan dibangun lagi 6 enam Balai Penyuluh baru. “Sementara balai penyuluh yang ada sebanyak tiga belas balai penyuluh, Insya Allah dengan masuknya pembangunan baru ditahun ini, semua kecamatan memiliki balai penyuluh,” ungkap dia.
Dia berharap dengan diresmikannya balai penyuluh itu semakin meningkatkan SDM para petani dan produktifitas pertanian, perikan serta kehutanan kabupaten sambas. “Balai Penyuluh ini dengan kata lain adalah sekolahnya para petani,” terangnya.
Bupati Sambas, Ir H Burhanuddin A Rasyid dalam sambutannya sangat gembira diresmikannya bangunan itu. Dia mengungkapkan harapan yang senada dengan kepala Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas. “Jadikan balai ini sebagai gudang ilmu meningkatkan produktifitas hasil,” ujar dia.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|







