SAMBAS - Wakil Bupati Sambas, dr Hj Juliarti Dj Alwi MPH secara resmi membuka kegiatan Masa Orientasi Generasi Kedua Politeknik Terpikat Sambas Tahun 2009. Kegiatan pembukaan dipusatkan di Balairung Sari Bupati Sambas, Jum’at (2/10). Hadir beberapa pejabat penting yayasan pengelola Politeknik pertama sambas itu. Diantaranya Direktur Polters, Tedy SPd, Kepala Bappeda Sambas, Ir H Hasanusi MM, Petinggi yayasan seperti Drs H Wadjidi Radji’in dan dua mantan anggota DPRD Kab Sambas periode 2004-2009 H Asbeni dan Suharman SE.
Masa Orientasi diikuti ratusan calon mahasiswa baru dari tiga program studi yang ada di Polters. Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyambut baik kegiatan itu. Dia menginginkan orientasi yang diberikan kepada calon mahasiswa baru harus positif mendidik. “Kita mulai dari Sambas guna memberikan contoh masa orientasi yang baik bagi calon mahasiswa baru,” tutur dia.Karena menurutnya, tugas seorang pelajar atau mahasiswa adalah belajar dan belajar. Juliarti mengungkapkan kebanggaannya dengan keberadaan Polters sekarang. Dengan usia Kabupaten Sambas yang baru berusia sepuluh tahun kenang Mantan Kadis Kesehatan ini, Polters merupakan salah satu hasil pembangunan yang bernilai tinggi. “Dibandingkan Kabupaten Kota lain yang sama-sama dimekarkan kita patut berbangga dengan berdirinya politeknik di Sambas. Generasi muda kita tidak perlu jauh-jauh untuk menimba ilmu pendidikan,” tegas dia.
Juliarti berharap upaya Polters kedepan dapat memberikan warna tersendiri bagi pembangunan Kabupaten Sambas. Terutama mencetak generasi muda yang berdaya saing unggul. Hal senada juga dikemukakan Direktur Polters, Tedy SPd pada kesempatan yang sama. Dia menyebutkan, sekarang ini Polters sedang menyiapkan langkah-langkah guna menghasilkan lulusan dimaksud. “Kita terus berupaya agar lulusan politeknik terpikat sambas dapat melahirkan lulusan yang berkualitas, yang tidak hanya siap pakai didunia bisnis. Tetapi kita mencanangkan lebih, yakni agar mereka nantinya dapat menciptakan lapangan usaha baru dan ini terus menjadi perhatian kami,” ujar dia.







