SAMBAS - Pendidikan bukan menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan semata tapi merupakan tanggung jawab semua komponen masyarakat sebagaimana yang di katakan Wakil Bupati Sambas, dr. Hj. Juliarti Djuhardi Alwi Mph. saat Rapat Koordinasi Peningkatan Program Pendidikan dan Pengembangan Anak Usia Dini (PPAUD) di Kab Sambas di Aula Bappeda, kamis (8/10).
Yang dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bappeda, para Camat se kab sambas, Kepala UPT Dinas Pendidikan dan dewan Guru.Juliarti mengatakan Pemerintah berkometmen memejukan pendidikan yang menjadi sasaran dari 0-6 tahun yaitu dari Pendidikan Anak usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar, sampai Pendidikan Keaksaraan.”katanya. Dengan demikian ucap ia kreatifitas masyarakat sangat menentukan karena maju tidaknya suatu pendidikan bukan menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan semata tapi merupakan tanggung jawab semua komponen masarakat. Dengan kata lain tegas dia semua stake holders atau elemen maupun komponen masyarakat sepakat bersama-sama ikut menyukseskan apa yang telah direncanakan pemerintah dalam upaya membangun pendidikan.
“Karena persentase pendidikan anak usia dini mengharuskan perluasan aksesnya. Dalam hal ini termasuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya perawatan dan pendidikan anak usia dini sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan PAUD itu sendiri. Tidak hanya pada permasalahan ini, diperlukan juga untuk sektor lainya seperti pendidikan dasar maupun keaksaraan dimana keterlibatan semua stake holders sangat mendukung keberhasilan suatu tujuan pendidikan yang ingin di capai,” ujar mantan Kepala Dinas Kesehatan.
Tempat yang sama di Tambah Bupati Sambas Ir. H. Burhanuddin A. Rasyid mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Sambas telah memprogramkan peningkatkan memajukan pendidikan dengan konsep rencana panjang 2025 untuk meningkatkan masyarakat kabupaten sambas yang terunggul, karena pendidikan merupakan salah satu pilar pembangunan yang jelas tertuang dalam Visi Pembangunan Kabupaten Sambas 2011. “Pemerintah Daerah Berkomitmen mendukung pembangunan pendidikan dengan mengupayakan peningkatan anggaran dari tahun ke tahun. Pengadaan sarana prasarana pendidikan dilakukan pemerintah seperti penyediaan gedung, rehabilitasi gedung sekolah yang rusak, tegas Bupati mengatakan, jangan bangun rumah bupati dulu sebelum rehabilitasi gedung sekolah yang rusak selesai, “terangnya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|







