Pontianak Post
PEMANGKAT,- Bila sejumlah partai berbondong mengidolakan Burhanuddin A Rasyid untuk kembali memimpin Kabupaten Sambas pada Pilkada 2006, lain halnya ternyata sikap politik Pengurus Anak Cabang Demokrasi Indonesia Perjuangan Pemangkat. Mereka telah memutuskan untuk mengusung pasangan bakal calon kepala daerah Aminuddin Hardi Galuh (mantan Caleg PKS asal Dapil Kabupaten Sambas untuk Provinsi Kalbar pada Pemilu 2004) dan Tamrin (anggota DPRD Provinsi Kalbar asal Dapil Kabupaten Sambas dari PDIP). Menurut Ketua PAC PDIP Pemangkat, Erwin Saputra, keputusan tersebut diambil setelah dilaksanakan musyawarah kerja anak cabang, Sabtu (10/12), di sekretariat PAC PDIP Pemangkat.
"Keputusan rapat ini secara tertulis dibuat dalam sebuah berita acara No. 078/PAC/PDI P/PMK XII/2005 tertanggal 10 Desember 2005. Muskerancab ini dilaksanakan dalam menjaring dan pencalonan bupati dan wakil bupati periode 2006-2011," kata dia, kemarin, kepada Pontianak Post.
Menurut Erwin Muskerancab ini dijalankan sesuai dengan surat keputusan DPP PDIP No. 024/KPTS/DPP/VII/05, tentang petunjuk pelaksanaan pemilihan calon bupati dan wakil bupati, walikota an walikota. Semua itu, sambung dia, sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang 32 tahun 2004 dan peraturan pelaksanaannya dari PDIP.
"Sebenarnya Muskerancab seharusnya dilaksanakan oleh DPC PDIP Sambas dengan menginstruksikan seluruh jajaran PAC untuk menjaring dan mengusung balon kepala daerah. Walaupun instruksi cabang tidak ada, kita tetap berpegang teguh dengan keputusan DPP," tegasnya.
Lebih lanjut, Erwin mengatakan Muskerancab ini dihadiri oleh pengurus ranting dan anak cabang. Sedikitnya 26 orang yang hadir untuk menentukan pasangan balon kepala daerah mendatang.
"Harapan kita PAC-PAC lain juga bisa melaksanakan muskerancab untuk menentukan sikap dengan menyerap aspirasi dari bawah. Ingat partai ini merupakan milik dan dibesarkan rakyat, jangan sampai suara mereka diabaikan," tuturnya. Erwin menambahkan semoga saja aspirasi yang disampaikan ini mendapatkan respon positif. "Mudah-mudahan rakyat mendukung apa yang ditentukan sekarang." (riq)







