Kunjungan kerja Menteri Kesehatan Dr dr Endang Rahayu Sedyaningsih MPH PH dan Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal Ir H Ahmad Helmy Faishal Zaini ke perbatasan Indonesia Malaysia di Kecamatan Sajingan Besar menandakan Pemerintah Pusat bersungguh-sungguh dan serius melanjutkan pembangunan yang merata di seluruh wilayah Indonesia tidak terkecuali di daerah perbatasan. Pemerintah Pusat terus berupaya memperbaiki dan menambah fasilitas yang baik dengan memberi bantuan-bantuan yang dibutuhkan setiap daerah terutama di daerah tertinggal, terpencil, terisolir, perbatasan dan kepulauan. Dilihat dari segi geografis, Sajingan Besar menjadi salah satu daerah yang mendapat prioritas perhatian pusat. Sajingan Besar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia mempunyai potensi yang besar terhadap berbagai penyakit menular masuk ke wilayah Indonesia terutama Kalimantan Barat. “Pemerintah pusat akan berupaya melengkapai sarana dan prasarana terutama untuk di darat karena jika tidak waspada penyakit dengan relatif mudah masuk melalui wilayah perbatasan” ucap Menkes Dr dr Endang Rahayu Sedyaningsih MPH PH saat memberi sambutan pada penyerahkan bantuan peralatan fungsional Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Pontianak wilayah PLBD Aruk berupa satu unit kendaraan operasional yang diterima langsung oleh Kepala KKP Kelas II Pontianak Jumhan Sitorus di Sajingan, Sabtu(20/3)
Bupati Sambas Ir H Burhanuddin A Rasyid, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Christiandy Sanjaya SE MM beserta ibu, Wakil Bupati Sambas, Kapolres Sambas dan jajaran Muspida Kab Sambas, muspika setempat serta masyarakat setempat menyambut gembira kehadiran dua menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II yang datang secara bersamaan ini.Pemerintah Pusat telah melihat langsung sarana dan prasarana kesehatan berupa puskesmas yang ada di Sajingan dan akan berupaya memperbaiki dan meyakinkan kedepannya akan lebih baik. Pelayanan kesehatan harus terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat serta tempat perawatan harus tetap bersih dengan fasilitas yang baik. “ Dari segi biaya pelayanan kesehatan agar terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, khusus yang kurang mampu akan dibantu pemerintah dan terpenting pendistribusian obat-obatan agar merata ke seluruh pelosok desa” ucap Menkes yang juga meninjau langsung ke lokasi puskesmas dan bertemu langsung dengan pasien yang sedang di rawat di puskemas perawatan ini.
Menkes mengingatkan petugas kesehatan agar menggunakan kendaraan operasional sesuai dengan fungsinya. “ Ambulance ini agar digunakan sebaik-baiknya dan dipergunakan untuk kepentingan melayani kesehatan masyarakat sajingan seperti pelayanan kesehatan keliling atau untuk merujuk pasien ke Rumah Sakit” ucapnya mengingatkan petugas ketika menyerahkan satu unit kendaraan operasional berupa ambulance untuk puskesmas sajingan dan paket buku kesehatan untuk seluruh puskesmas se Kabupaten Sambas yang diterima langsung oleh dokter Puskesmas Sajingan.
Ditempat yang sama Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal Ir H Ahmad Helmy Faishal Zaini memaparkan program pemerintah yang berpihak pada rakyat dan untuk kemakmuran rakyat. “ Kedatangan saya yang kedua kalinya ini dan pertama untuk Ibu Menkes pertanda bahwa pemerintah pusat bersungguh-sungguh serius dan berkomitmen untuk bersama-sama melanjutkan pembangunan dan tidak berpengaruh terhadap hiruk-pikuk yang ada” . Ucapnya.
Menteri termuda di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II ini mengatakan pembangunan daerah tertinggal dapat dilihat dari dua aspek yaitu dari wilayah dan segi manusia. “ Dari segi wilayah infrastruktur seperti transportasi, listrik, komunikasi dan sarana air bersih pemerintah melihat potensi apa yang bisa di dorong dan di kembangkan untuk kepentingan bersama sedang dari segi manusia, sumber daya manusia yang unggul harus dimulai dari kualitas pendidikan yang terbaik dan didukung oleh kesehatan yang baik juga agar menghasilkan SDM yang terunggul” ucapnya saat memberikan fasilitas sekolah berupa notebook yang diterima langsung oleh guru setempat yang sebelumnya melakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama untuk guru dan siswa di SMPN 1 Sajingan Besar.
Salah satu komitmen pemerintah pusat akan keseriusan pembangunan ditandai dengan pendatanganan nota kesepahaman bersama yang ditandatangi langsung oleh Menteri Kesehatan Dr dr Endang Rahayu Sedyaningsih MPH PH dan Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal Ir H Ahmad Helmy Faishal Zaini yang disaksikan Bupati Sambas, Wakil Gubernur Kalimantan Barat dan masyarakat sajingan. “ Momerandum of Understanding atau MoU mengenai percepatan pembangunan departemen kesehatan bidang kesehatan di daerah tertinggal, terpencil, terisolir, perbatasan dan kepulauan ini merupakan yang pertama kali dan pendandatanganan tidak dilakukan di Jakarta tetapi langsung di lokasi yang dapat di saksikan langsung oleh masyarakat setempat” ucapnya yang mendapat tepuk tangan hangat dari tamu yang hadir.






