Menurut Kades Semanga' Arifuddin. MS, SH mengatakan terjangan angin puting beliung hingga merusak 5 buah rumah dan satu buah rumah roboh pada saat Rabu malam (25/8), awal kejadiannya disertai dengan hujan deras pada pukul 21,15 Wiba setelah warga selesai sholat sunat terawih dan witir tiba-tiba terdengan suwara gemuruh angin piting beliung menerjang rumah warga dan pohon perkebunan masyarakat banyak yang tumbang", ujarnya.
Lanjut Pak Usu panggilan akrab Kades Semanga' menerangkan dari musibah ini tidak ada memakan korban jiwa, hanya rumah Pak silam roboh dan istrinya mengalami kecelakaan. "sewaktu angin menerjang rumah pak silam anak dan istrinya berada di dalam rumah ketika retekan bunyi rumah mau roboh istri pak silam berusaha menyelamatkan anaknya yang masih kecil sehingga istri pak silam di timpa reruntuhan bangunan rumah dan tulang belakangnya mengalami cetra, allhamdulillah anaknya yang masih kecil selamat, tuturnya.
Juliarti mengatakan bahwa musibah tidak dapat diprediksi sebelumnya "Karena musibah yang menimpa manusia adalah kehendak dan maunya Tuhan YME," ujarnya. Diharapkan melalui musibah ini hendaknya dapat dijadikan hikmah kehidupan yang berharga sehingga ke depan kita lebih waspada dan saya berharap seluruh korban dapat menerima secara iklas dan dapat menghadapi cobaan ini,"pukas Wabup.
Dalam kesempatan tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas melalui Wabup memberikan bantuan berupa kain selimut, mei instans, binyak makan, saos dan sarden. Selain itu Pemda juga akan memberikan bantuan uang tunai kepada 6 rumah yang terkena angin puting beliung kepada pak silam rumah yang roboh mendapat perhatian khusus akan dibantu 10 juta untuk membangun rumahnya kembali. "ia berharap agar bantuan ini diberikan sesuai dengan tingkat keparahan dan bangun kerja sama yang baik,"pungkas Ketua GOW Kab Sambas.







