Wakil Bupati Sambas, dr Hj Juliarti Dj Alwi MPH membuka secara resmi kegiatan pelatihan penulisan Karya Tulis Ilmiah bagi para guru. Pendidikan dan pelatihan itu digelar di Aula Diklat BKD Sambas, Selasa (16/2). Pembukaan tersebut dihadiri Dekan FKIP Untan, para dosen FKIP Untan, Perwakilan BKD dan Diknas. Diklat cukup mendapat apresiasi para guru, kurang lebih seratus guru turut serta mengikuti kegiatan yang digelar Mahasiswa FKIP Untan Pontianak itu.
Wabup setuju jika diklat tersebut dikatakan sebagai bagian meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Sambas. “Saya setuju dengan Doktor Aswandi, menulis karya tulis ilmiah mengharuskan membaca, dengan membaca Insya Allah semakin menambah ilmu,” ujar dia.
Penulisan ini lanjut Wabup juga akan mempengaruhi kenaikan pangkat bagi para guru. Pahlawan tanda jasa ini merupakan bagian dari jabatan fungsional yang kenaikan pangkatnya berdasarkan angka kredit point. KTI jelas Juliarti adalah salah satu syaratnya. “Ini sebagai upaya peningkatan kualitas profesi guru,” tegas dia.
Mantan Kadis Kesehatan itu memanfaatkan moment itu memaparkan visi pembangunan Kabupaten Sambas. Dia menegaskan bahwa Pemda Sambas sangat konsisten memperhatikan pembangunan pendidikan yang dikesinambungkan dengan tiga pilar pembangunan lainnya, kesehatan, ekonomi dan religius. “Peningkatan kualitas dan kuantitas guru menjadi perhatian pemda juga, sekarang ini kami memerlukan dukungan seluruh pihak untuk merubah mindset pendidikan ditengah-tengah masyarakat kita,” papar dia.
Dijelaskan Wabup, pola pikir yang berkembang dimasyarakat selama ini masih terbatas pada apakah sudah bekerja bagi yang laki-laki dan belum atau sudah menikah bagi yang perempuan. Seharusnya, Juliarti berharap yang menjadi pertanyaan adalah sekolah lulusan apa, dimana dan sebagainya. “Inilah salah satu yang masih menjadi kendala kita, sehingga angka partisipasi untuk SMP dan SMA sederajat kabupaten sambas masih jauh dari harapan dikarenakan pada umur tersebut banyak mereka yang sudah bekerja menjadi tenaga kerja ke luar negeri ataupun menikah,” jelas Juliarti.
Dekan FKIP Untan, DR Aswandi pada kesempatan yang sama menyebutkan diklat ini dinilai sangat strategis. Terlebih kata dia aturan baru mengenai prosedur kenaikan pangkat bagi profesi guru mengalami perubahan. “Sekarang, dari pangkat golongan III/b untuk naik ke III/c saja syaratnya adalah karya tulis ilmiah,” ungkapnya. Peraturan itu terangnya sudah dikeluarkan pemerintah pada akhir tahun 2009. Memang diakui dia petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaannya masih belum dikeluarkan. “Tahun 2010 ini sudah diberlakukan,” sebutnya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|







