VISI dan MISI Kabupaten Sambas

Tujuan pembangunan Pemerintah Kabupaten Sambas disusun dalam bentuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) yang secara terinci dituangkan dalam arah kebijakan, strategi, program dan kegiatan. Arah kebijakan dan strategi pembangunan Kabupaten Sambas 5 tahun kedepan tertuang dalam Visi Pembangunan Daerah Kabupaten Sambas Tahun 2011 – 2016 yakni :

"Terwujudnya Sambas yang Mandiri, Berprestasi, Madani serta Sejahtera melalui BELA TERPIKAT TERIGAS"

Sambas... MANDIRI

Sambas yang Mandiri

adalah masyarakat yang kegiatan ekonominya berkembang dengan baik, kreatif dan inovatif yang ditandai dengan meningkatnya kegiatan investasi, membaiknya infrastruktur dasar dan pengelolaan Sumber Daya Alam yang berwawasan lingkungan.

sambas... BERPRESTASI

Sambas yang berprestasi

adalah Masyarakat yang derajat kesehatan dan tingkat pendidikannya semakin membaik, berakhlak mulia dan memiliki ketahanan budaya.

sambas... MADANI

Sambas yang Madani

adalah masyarkat yang kehidupannya berasaskan tertib hukum dan sadar politik, dengan memperhatikan tuntutan dan dinamika masyarakat dalam suasana yang demokratis dan selaras dengan prinsip-prinsip good governance.

SEJAHTERA

Sambas yang Sejahtera

adalah masyarakat yang kebutuhan primer dan kebutuhan sekundernya terpenuhi serta hidup dalam lingkungan masyarakat yang agamis, aman dan damai.

www.sambas.go.id

Website resmi Pemerintah Kabupaten sambas

Font Size

Profile

Layout

Direction

Menu Style

Cpanel
Bidang pendidikan menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas. Bupati Sambas, dr Hj Juliarti Dj Alwi MPH pada saat membuka kegiatan olimpiade olahraga siswa nasional tingkat kabupaten... #..Segenap Jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas turut berdukacita atas meninggalnya Menteri Kesehatan RI dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi-Nya...# Meningkatkan minat pendidikan masyarakat, Bupati Sambas dr Hj Juliarti Dj Alwi MPH menegaskan harus ada perubahan pola pikir terhadap pendidikan. Kata dia, saat ini sudah terjadi peningkatan yang... #..Segenap Jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas turut berdukacita atas meninggalnya Menteri Kesehatan RI dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi-Nya...# Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Sambas kembali mengukir prestasi membanggakan. Pada ajang Hari Kesatuan Gerak PKK Propinsi Kalbar ke-40 Tahun 2011di Kab Bengkayang,... #..Segenap Jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas turut berdukacita atas meninggalnya Menteri Kesehatan RI dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi-Nya...# Budaya gotong royong menurut Bupati Sambas, dr Hj Juliarti Dj Alwi MPH harus digalakkan kembali. Diungkapkan dia, gotong royong sekarang ini seakan terkikir oleh perkembangan zaman. Pada peringatan... #..Segenap Jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas turut berdukacita atas meninggalnya Menteri Kesehatan RI dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi-Nya...# 26 Qori-Qoriah terbaik Kabupaten Sambas ikut berpartisipasi pada perhelatan ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an tahun 2012 Tingkat Propinsi Kalimantan Barat di Nanga Pinoh Kabupaten Melawi. MTQ yang... #..Segenap Jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas turut berdukacita atas meninggalnya Menteri Kesehatan RI dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi-Nya...#

BULAN MEI SENSUS PENDUDUK SEREMPAK

  • PDF

SEKDA : Warga Pastikan Terhitung

Sensus penduduk tahun 2010 dipastikan digelar mulai 1 hingga 31 Mei 2010. Sekretaris Daerah Kab Sambas Drs H Tufitriandi MM pada acara sosialisasi sensus penduduk di Aula Kantor Bappeda Sambas, Rabu (10/3) mengatakan warga harus memastikan dirinya terhitung. “Pemerintah Daerah sangat mendukung hal ini, masyarakat diminta aktif memastikan dirinya terhitung oleh petugas,” ujar dia.
Sosialisasi dihadiri para eselon II dan perwakilan dinas badan maupun kantor serta Muspida, tokoh agama dan masyarakat kabupaten sambas. Kegiatan itu diisi pemaparan oleh Kepala BPS Propinsi Kalbar, Iskandar Zulkarnain. Disebutkan Sekda, sensus penduduk tahun ini memiliki 43 variabel dan jauh berbeda dengan sensus sebelumnya. Sensus tahun ini lanjutnya merupakan sensus keenam setelah kemerdekaan dan sensus kedelapan sebelum kemerdekaan. “Sebelum kemerdekaan telah dilakukan sensus, hanya terbatas di pulau jawa,” ungkapnya.
Tufitriandi menegaskan seluruh stakeholder mendukung sensus ini. Katanya dapat dengan memberikan pemahaman dan melanjutkan sosialisasi sensus penduduk sampai ke jenjang yang terbawah di masyarakat. “Mari kita sukseskan sensus kali ini untuk keberhasilan pembangunan lebih baik,” tegasnya,
Ateng Haryono, Kepala BPS Kab Sambas menyebutkan sensus penduduk 2010 merupakan amanat undang-undang nomor 16 tahun 1997 tentang statistik, BPS katanya wajib menyediakan statistik dasar. Substansi SP 2010 lanjutnya mengumpulkan dan menyajikan data dasar kependudukan hingga tingkat daerah administrasi terendah yakni desa atau kelurahan. “Substansi lainnya yakni keterangan yang dikumpulkan meliputi nama anggota rumah tangga, umur, jenis kelamin dan hubungan dengan kepala rumah tangga, keterangan tentang fertilitas, mortalitas, migrasi, pendidikan, ketenagakerjaan dan fasilitas perumahan,” ungkapnya.
Dijelaskan ateng lebih lanjut mengenai substansi lainnya yaitu membentuk kerangka sampel induk atau KSI untuk kepentingan survei-survei lain yang berbasis rumah tangga atau penduduk untuk periode 2010-2020. “Mengenai cakupan wilayah SP 2010 mencakup semua WNI maupun WNA yang tinggal diwilayah teritorial Indonesia, termasuk wilayah teritorial republik indonesia di luar negeri,” tegas dia.
Pencacahan mencakup penduduk yang mempunyai tempat tinggal tetap maupun yang tidak tetap seperti tuna wisma, awak kapal yang berbendera Indonesia, penghuni perahu atau rumah apung, masyarakat terpencil dan pengungsi. Pencacahan anggota korps diplomatik Indonesia berserta anggota rumah tangganya di luar negeri dilakukan melalui Departemen Luar Negeri. “Pendekatan yang digunakan seperti halnya sensus penduduk sebelumnya yakni menggunakan konsep de jure atau lebih tepatnya konsep tempat tinggal dimana biasanya seseorang menetap atau tinggal,” tutur dia.
Diterangkan Ateng, yang termasuk penduduk suatu wilayah adalah mereka yang ketika pencacahan memiliki karakteristik tinggal diwilayah itu secara menetap atau sudah enam bulan atau lebih, atau kurang dari enam bulan tetapi bermaksud menetap. Lainnya yakni sedang berpergian ke wilayah lain kurang dari enam bulan dan tidak bermaksud menetap diwilayah tujuan. Yang tidak termasuk penduduk suatu wilayah adalah mereka yang ketika pencacahan memiliki karakteristik tamu yang tengah berkunjung kurang dari enam bulan dan tidak bermaksud menetap atau tengah bepergian ke wilayah lain selama enam bulan atau lebih, sudah pindah dan bermaksud menetap diwilayah tujuan meskipun belum enam bulan meninggalkan tempat tinggal ini. “SP 2010 mencakup pula penduduk yang bertempat tinggal tidak tetap, pencacahan penduduk ini menggunakan konsep de facto atau tempat dimana seseorang berada pada waktu pencacahan. Dalam situasi abu-abu ketika konsep penduduk diterapkan dilapangan, maka sangat penting merujuk pada prinsip, bahkan munkin disebut doktrin yaitu sensus harus mencakup semua penduduk dan setiap penduduk hanya terhitung sekali,” paparnya.

Data Kecamatan

Secara Administratif, Kabupaten Sambas terdiri dari 19 (Sembilan Belas) Wilayah Kecamatan, yaitu :

Sambas

Teluk Keramat

Galing

Sajad

Selakau

Sejangkung

Tekarang

Tangaran

Pemangkat

Paloh

Semparuk

Selakau Timur

Tebas

Subah

Jawai Selatan

Salatiga

Jawai

Sajingan Besar

Sebawi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 Info selengkapnya ...


Lagu Daerah Sambas

You are here