equator-news.com
Ada-ada saja pengalaman Bupati Kabupaten Sambas, Ir H Burhanuddin A Rasyid. Di tengah istirahat siang seusai kerja paroh hari dia kedatangan tamu istimewa. Seorang nenek datang menuju ke arahnya.
Ditilik dengan seksama oleh pria yang mantan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sambas ini sang wanita berambut putih itu membawa sebutir kelapa, beberapa kaleng beras dan telur. “Pak Bupati, saya punya hajad ingin makan di rumah Pak Bupati. Ini sudah saya bawa bekal untuk dimasak,” ungkap Nek Wan itu kepada Bupati.
Dengan senyum ramah, Bupati yang dekat dengan rakyatnya ini mempersilahkan masuk dan membolehkan hajad sang orang tua itu dipenuhi. “Tapi tak perlu masak apa yang dibawa, makan saja sama saya langsung,” ungkap Bupati di hadapan Equator yang bertandang ke kediamannya tadi malam, Minggu (28/11) kemarin.
Melihat dan makan bersama Bupati, nenek berambut warna perak ini berterimakasih. “Alhamdulillah hajad saya sudah terpenuhi makan di rumah Bupati. Tapi ternyata lauk-pauknya sama saja yah dengan kami-kami orang kampung,” akunya polos sehingga membuat Bupati tersenyum.
“Aduh Nek, saya ini juga sudah tua, jadi makannya yang biasa-biasa saja tidak pakai daging dan yang banyak mengandung kolesterol,” timpalnya seraya terus mengulum senyum. (kan/rdo)
|
Tujuan pembangunan Pemerintah Kabupaten Sambas disusun dalam bentuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) yang secara terinci dituangkan dalam arah kebijakan, strategi, program dan kegiatan. Arah kebijakan dan strategi pembangunan Kabupaten Sambas 5 tahun kedepan tertuang dalam Visi Pembangunan Daerah Kabupaten Sambas Tahun 2011 – 2016 yakni : "Terwujudnya Sambas yang Mandiri, Berprestasi, Madani serta Sejahtera melalui BELA TERPIKAT TERIGAS" |







