SAMBAS - Kegiatan Halal Bi Halal 1430 H harus mampu secara efektif meningkatkan tugas menjadi lebih baik. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Sambas dr Hj. Juliarti Djuhardi Alwi, MPh dalam acara Halal Bi Halal Keluarga Besar Satuan Polisi Pamong Praja yang diselenggarakan di Balairung sari Rumah Dinas Bupati Sambas Senin (5/10).
Juliarti dalam sambutanyan mengatakan dengan di selengarakanya halal bihalan karena kita masing-masing mempunyai kesibukan dalam melaksanakan tugas sehingga tidak dapat menjempatkan untuk berkungan satu dengan lainnya. “dengan digelarnya halal bi halal kita dapat saling silaturahmi satu dengan lainya ,” ucapnya. Lanjut Wabup mengingatakan kepada satuan polisi pamong praja dapat menjalankan tugas lebih baik lagi dalam disiplin dan tanggung jawab terhadap tugas itu semua harus dibarangi dengan keiklasan apapun yang diberikan tugasnya.”walaupun berat dalam menjalankan tugas dibarangi dengan keiklasan alhamdulillah yang sulit akan mendapatkan kemudahan” jelasnya. Mantan Kepala Dinas Kesehatan menjelaskan setuap organisasi berhasil atau tidaknya dalam bertugas dengan kendali sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (Tufoksi) masing-masing yang intinya adanya kebersamaan, saling asah, asih dan asuh, antara sesama, “ingat Wabup.
Ditempat yang sama senada yang di sampaikan Bupati Sambas, Ir Burhanuddin A. Rasyid mengatakan di sebuah organisasi Satuan Polisi Pamong Praja dalam menjalankan tugas seperti sebuah kapal ada kapten dan anak buah kapalnya. “kapten harus tahu tugasnya dan tugas anak buahnya kemudian saling kerja sama dan kapten memberikan pengarahan kepada anak buah harus jelas sesuai dengan tufoksi. “apabila ada sesuatu harus cepat tanggap, temu, tindak, tuntas dan kesiagaan lebih di tingkatkan dalam bertugas,”tegas Bupati.
Dalam uraian hikmah disampaikan Ustadz H. Mahmudi mengungkapkan halal bi halal itu dilakukan setelah di ujung sebulan penuh di bulan Ramadhan dengan ikhlas, hanya memburu ridho Allah, agar dosa-dosa kita (ummat Islam) diampuni.
Namun, tambahnya dosa yang diampuni itu hanya yang berhubungan langsung dengan Allah. Masih ada dosa lain yang berkaitan dengan sesama kita, antar kita, dimana ampunan Allah bergantung pada pemaafan masing-masing yang bersangkutan. ”Apabila anda saya sakiti atau saya zalim dan anda tidak memaafkan saya, Allah pun tidak akan mengampuninya sampai anda mau memaafkan saya,” ucap Mahmudi.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|







