*** Disambut Tanjidor dan Saprahan
Sedangkan dari pramuka negeri tetangga, Ybhg Dato’ Kaharuddin Bin Momin, Ketua Pesuruh Jaya Pengakap Negara Malaysia, Ybhg Datuk Haji Awang Zaini, Ketua Pengakap Negeri Sabah, Tuan Haji Badar Ali, Ketua Pengakap Negeri Brunei, Tuan Haji Othman Durani dan Tuan Haji Mohd Salleh dari pengakap brunei, Encik Dunsten M, Ketua Pengakap Negeri Sarawak beserta wakilnya Tuan Haji Said Haji Bolhasan, Kapt Zainuddin Tan Sri Hamdan, PPN Udara, Encik Sabeli PPK Kuching, Encik Bolhasan Abdul Latif PPN Pengakap Laut dan Tuan Haji Raduan Russain Pesuruh Jaya Antar Bangsa.
Kedatangan mereka lengkap menggunakan seragam pramuka masing-masing negara. Tiba di sambas sekitar pukul tiga sore dan disambut langsung Bupati Sambas didampingi Muspida, Wakil Bupati Sambas dan pejabat eselon II dan III pemda. Beberapa tokoh masyarakat dan ratusan pramuka kwartir sambas turut menyambut kedatangan rombongan di Rumah Dinas Jabatan Bupati Sambas. Musik tanjidor mengiringi para tamu itu memasuki halaman rumah yang merupakan cagar budaya. Ketua Kwarnas dan rombongan langsung disambut dengan adat budaya bepapas dan tabur beras kuning. Bupati dan wakilnya mengalungkan selendang tenun sambas sebagai tanda selamat datang di Bumi Terigas kepada Ketua Rombongan.
Bupati Sambas juga menampilkan budaya jamuan makan ala melayu, yakni saprahan yang dihelat di selasar pendopo depan rumah dinas itu. Sebelumnya, Bupati memberikan sambutan selamat datang kepada rombongan dan menjelaskan beberapa budaya sambas. Usai jamuan makan, Bupati dan rombongan menggelar presentasi persiapan kemah budaya serumpun di Balairung Sari atau pendopo belakang rumah dinas.
Kedatangan petinggi tersebut dalam rangka meninjau kesiapan Kabupaten Sambas menggelar hajatan kemah budaya serumpun tahun 2010 yang dijadwalkan digelar pada Desember 2010. Agenda kunjungan ini adalah rapat koordinasi mematangkan persiapan antara Pramuka Indonesia dan Pengakap Brunei Malaysia.
Bupati yang juga ketua Mabicab Pramuka Sambas menjelaskan beberapa persiapan, diantaranya letak geografis sambas sampai kegiatan mengisi KBS 2010. Burhanuddin menyebutkan, pembukaan akan dimeriahkan dengan parade musik tanjidor. Katanya, hal ini pernah digelar pada hari ulang tahun perpindahan ibukota kab sambas beberapa tahun yang lalu. Semarak tanjidor terangnya memberikan kemeriahan acara pada waktu itu. Tidak hanya itu, Bupati menjelaskan tarian klosal dipersiapkan turut menyukseskan kemeriahan pembukaan. Budaya saprahan, kesenian, zikir karnaval dan anjangsana akan mengisi kegiatan selama kemah budaya itu. Usai menggelar ekspos, Bupati dan rombongan meninjau langsung lokasi KBS 2010 di halaman depan Kantor Bupati Sambas.







