www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Dua Ribuan Minol Disita Tim Satgas Pangan

E-mail Cetak PDF
bersama pol ppTim Satuan Tugas Pangan Kabupaten Sambas mendapati warga Kecamatan Paloh memiliki ribuan minuman beralkohol yang tidak berizin. Satu rumah pertokoan atau ruko berada di komplek Pasar Desa Tanah Hitam Kecamatan Paloh ditemukan Minuman beralkohol dalam kemasan botol berjumlah 1.938 botol dan dalam kemasan kaleng berjumlah 196 kaleng.

Penemuan tersebut hasil monitoring rutin Tim Satuan Tugas Pangan Kab Sambas yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan  Kab Sambas. Diinformasikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kab Sambas, Rustina SSos, Kronologis penemuan minol itu pada Selasa (22/5). "Penemuan itu saat tim satgas pangan melakukan kegiatan rutin operasi pasar pengawasan barang jelang hari besar keagamaan," jelas dia.

Minol kemudian dijelaskan Pimpinan Pol PP Sambas itu, diamankan di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sambas. Pada prinsipnya, diterangkan Kasat Pol PP, diamankannya penemuan itu dikarenakan pemilik minol, Liu Siong Lin, pada saat kegiatan pengawasan tim, tidak bisa melihatkan izin edar minol dimaksud. "Untuk minol harus ada izin edar khusus yang diterbitkan Bupati Sambas. Tugas pengamanan itu kita lakukan dalam rangka penegakan peraturan daerah berkaitan dengan peredaran miras di Kab Sambas," sebut dia.

Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc mengapresiasi kinerja Tim Satgas Pangan Kab Sambas atas penemuan peredaran tanpa izin minuman beralkohol itu. “Ini sebuah prestasi baik, yang ditunjukkan Tim Satgas Pangan Kab Sambas, termasuk Satuan Polisi Pamong Praja sebagai Organisasi Penegak Peraturan Daerah,” terang dia.

Atbah mengungkapkan, penemuan itu harus menjadi perhatian bersama. Apalagi kata dia, jumlah barang temuan terkategorikan dalam jumlah besar. “Penting sekali untuk kita semua mengapresiasi temuan ini, jumlahnya cukup besar, dua ribuan minuman beralkohol,” tutur dia. Atbah mengingatkan pelaku usaha yang tertarik pada aspek pemasaran minol, supaya memiliki perizinan yang legal.

Disebutkan dia, Tim Satgas Pangan kedepannya harus lebih intensif lagi dalam melakukan pengawasan rutin, baik terhadap barang ilegal, kadaluarsa maupun usaha yang tidak dilengkapi izin. “Harus kontinyu melakukan razia, penertiban, pengamanan. Tujuannya agar masyarakat sebagai konsumen terlindungi,” papar dia. Penemuan Minol tersebut lanjutnya warning bagi para orang tua untuk memperhatikan tumbuh kembang putra-putrinya.

Diingatkan dia jangan sampai generasi penerus bangsa ini dirusak minuman keras atau beralkohol. “Pemerintah Daerah berharap, adanya pengawasan rutin ini dapat mengurangi penyakit masyarakat terutama yang diakibatkan dari peredaran minol tidak layak edar maupun ilegal. Bagaimanapun dampak dari minol ini banyak mengakibatkan kejahatan-kejahatan yang lain,” jelas dia.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 79 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: