Bupati Sambas Satono menghadiri peresmian penyalaan pertama
program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Desa Dungun Perapakan, Kecamatan
Tebas. Senin, (11/12/2023).
Peresmian itu dilakukan Pemda Sambas bersama Direktorat
Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
Republik Indonesia. Turut hadir dalam kegiatan itu anggota komisi VII DPR RI
Katherine Angela Oendoen, Anggota DPRD Kalbar Suriansyah, anggota DPRD Sambas
Bui Khiong, Perwakilan Dirjen Kelistrikan Kementerian ESDM RI, PLN Provinsi
Kalimantan Barat, dan penerima program BPBL.
Kabupaten Sambas mendapat program BPBL Dirjen
Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI sejumlah 754 yang tersebar di 16
kecamatan dengan daya 900 VA.
Kecamatan Tebas mendapat program BPBL sejumlah 124 penerima,
yaitu Desa Batu Makjage 27 rumah, Desa Dungun Perapakan 25, Desa Segedong 21,
Desa Sejiram 18, Desa Tebas Kuala 5, dan Desa Tebas Sungai 28.
Bupati Sambas Satono mengapresiasi Dirjen Ketenagalistrikan
Kementerian ESDM RI yang telah memberikan program Bantuan Pasang Baru Listrik
(BPBL) Kabupaten Sambas.
�Saya mewakili masyarakat Kabupaten Sambas mengucapkan
terima kasih kepada Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM dan PLN yang
telah membantu masyarakat kami yang belum menikmati listrik dengan bantuan
BPBL,� katanya.
Bupati Satono mengucapkan syukur, karena BPBL tersebut
memberikan banyak manfaat kepada masyarakat Sambas yang masuk pada wilayah 3 T.
�Tentu dengan listrik ini anak-anak kami bisa belajar di
rumah dengan baik, sehingga harapan kita bersama masa depan mereka cerah,�
harap bupati.
Bupati Satono mengharapkan bantuan ini bisa terus
dilanjutkan, serta mengharapkan bisa mengalokasikan 30 persen program Bantuan
Pasang Baru Listrik (BPBL) untuk masyarakat Kabupaten Sambas ditahun mendatang.
�Semoga tidak berhenti sampai disini, harapan kami dari 4500
tahun depan bisa diperuntukan 30 persen untuk Kabupaten Sambas yang berada
didaerah perbatasan�, tutupnya.
Anggota komisi VII DPR RI Katherine Angela Oendoen
mengatakan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) ini diberikan kepada
daerah 3 T hasil koordinasi dengan Bupati Sambas. Ia mengharapkan agar ditahun
mendatang program ini membantu lebih banyak lagi untuk masyarakat Kabupaten
Sambas.
�Karena daerah ini 3T maka menjadi prioritas bagi kami dan
Bupati, semoga ditahun depan kami bisa membawa lebih banyak lagi program
Bantuan Pasang Baru Listrik untuk masyarakat Kabupaten Sambas�, ungkapnya.