Detail Berita

Berita OPD

Berita OPD

Komitmen Kecamatan Tangaran Dukung Penanaman Jagung

27 August 2025 Zulpian 228 dibaca 2 menit baca

Pemerintah Desa Arung Parak, Kecamatan Tangaran, melakukan penanaman jagung dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. Kegiatan penanaman jagung tersebut dihadiri oleh Camat Tangaran, H. Suhut Firmansyah, S.Sos., M.Si., pada Selasa (26/8). Penanaman jagung dipimpin langsung oleh Kepala Desa Arung Parak, Junaidi, S.Sos., bersama kelompok tani, pemangku kepentingan desa, serta para undangan yang hadir.
Kepala Desa Arung Parak, Junaidi, mengatakan bahwa langkah penanaman jagung ini merupakan bentuk komitmen Desa Arung Parak dalam mendukung program pemerintah. Menurutnya, dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung pencapaian swasembada jagung, Presiden Prabowo Subianto telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pengadaan dan Pengelolaan Jagung Dalam Negeri serta Penyaluran Cadangan Jagung Pemerintah (CJP).

�Melalui Inpres tersebut, kita tahu bahwa negara, dalam hal ini Bapak Presiden, telah menetapkan target pengadaan jagung pipilan kering yang bersumber dari dalam negeri untuk tahun 2025 sebesar 1 juta ton, dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp5.500 per kilogram (kg) dengan kadar air 18�20 persen. Ini kita harapkan dapat membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat desa,� tuturnya.

Camat Tangaran, H. Suhut Firmansyah, mengapresiasi semua desa di Kecamatan Tangaran yang telah melakukan penanaman jagung dengan target seluas 1 hektare lahan. Menurutnya, dari 8 desa yang ada, masih terdapat 1 desa yang belum melaksanakan penanaman perdana jagung.

�Alhamdulillah, semua desa di Kecamatan Tangaran berkomitmen mendukung program pemerintah. Dari 8 desa yang ada, sudah 7 desa yang melaksanakan penanaman perdana,� ungkap Camat.

Terkait Inpres Nomor 10 Tahun 2025, lanjut Camat, merupakan langkah strategis pemerintah dan bentuk konkret dari upaya stabilisasi harga sekaligus perlindungan terhadap petani jagung. Terlebih, menurut Suhut, Presiden Prabowo telah mengarahkan agar Indonesia ke depan dapat menjadi lumbung pangan dunia.

�Tentunya kita berharap dengan adanya Inpres Nomor 10 Tahun 2025 maupun regulasi lainnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan nasional, menjadi bentuk keseriusan pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan bangsa ini. Tentunya kita harus mendukung, dan dari upaya-upaya di desa, seperti penanaman jagung ini, dapat menjadi kekuatan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,� terang Camat.

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kecamatan Tangaran, Robi Asmadihansyah, S.A.P., mengingatkan agar desa melibatkan sektor-sektor terkait dalam menyukseskan gerakan tanam jagung 1 hektare. Termasuk di antaranya Balai Penyuluh Pertanian maupun pendamping desa.

�Kita sangat mengharapkan gerakan penanaman jagung ini berhasil sesuai dengan harapan negara. Oleh karena itu, kita berharap semua desa dalam mewujudkan gerakan penanaman jagung ini dapat melibatkan para penyuluh pertanian, pendamping desa, ataupun pihak yang telah memiliki pengalaman dalam keberhasilan usaha jagung,� terang Robi.
Kembali ke Daftar Berita