Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) merupakan salah satu
bukti nyata negara hadir untuk masyarakat. Program yang diaspirasikan dan
didukung oleh anggota komisi VII DPR RI Katherine Angela Oendoen, dijalankan
oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bersama dengan PT PLN (Persero)
untuk memberikan keringanan pemasangan listrik bagi masyarakat kurang mampu
yang belum mendapatkan listrik di kediamannya.
Bantuan tersebut begitu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat
Desa Dungun Perapakan yang menerima bantuan tersebut. salah satu warga bernama
Suharjo mengucapkan rasa terima kasihnya kepada anggota komisi VII DPR RI,
Bupati Sambas bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan PT PLN atas bantuan listrik yang diberikan
untuk dirinya termasuk beberapa masyarakat didesanya.
Hal tersebut dikatakan Suharjo saat acara peresmian
penyalaan pertama program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Desa Dungun
Perapakan, Kecamatan Tebas. Senin, (11/12/2023).
Suharjo mengharapkan agar kegiatan ini bisa terus berlanjut
kedepannya agar seluruh masyarakat Kabupaten Sambas yang belum dialiri listrik
bisa merasakan manfaat dari program tersebut.
Kabupaten Sambas mendapat program BPBL Dirjen
Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI sejumlah 754 yang tersebar di 16 kecamatan
dengan daya 900 VA.
Kecamatan Tebas mendapat program BPBL sejumlah 124 penerima,
yaitu Desa Batu Makjage 27 rumah, Desa Dungun Perapakan 25, Desa Segedong 21,
Desa Sejiram 18, Desa Tebas Kuala 5, dan Desa Tebas Sungai 28.